TNI AU borong 12 unit Jet Pilatus PC-24 dari Swiss, ini spesifikasinya
- Arry
- 3 April 2026 18:26
Newscast.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memborong 12 unit Jet Pilatus PC-24. Pesawat ini diproyeksikan untuk memperkuat jajaran armada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
Pemerintah telah meneken kontrak pengadaan 12 unit Jet Pilatus yang akan digunakan untuk mendukung misi pelatihan pilot, transportasi udara, serta misi penghubung.
Kesepakatan ini dilakukan melalui PT E-System Solutions Indonesia, kontraktor pertahanan resmi yang ditunjuk kementerian. Dalam perjanjian itu, terdapat opsi penambahan unit pesawat di masa mendatang.
Dalam kontrak, pihak produsen tak hanya menyiapkan unit pesawat saja. Tetapi juga paket lengkap berupa peralatan pendukung darat, suku cadang, serta program pelatihan. Selain itu, pabrikan Pilatus yang berada di Swiss juga akan memberikan dukungan teknis secara langsung.
Baca juga
Pesawat A400M Tiba di Halim, Ini Kecanggihan Alutsista Anyar TNI Itu
Dalam kesepakatan itu, para pihak meneken Letter of Intent (LOI) untuk pengadaan 24 unit pesawat latih turboprop Pilatus PC-21. Paket ini mencakup peralatan pelatihan berbasis darat dan dukungan teknis menyeluruh. Namun tidak dijelaskan berapa nilai kontrak yang dijalin Indonesia dan produsen.
“Kami menghargai kepercayaan yang diberikan kepada Pilatus. Program ini menandai dimulainya hubungan jangka panjang, dan prioritas kami adalah mendukung Indonesia dalam mengoperasikan armada ini dengan lancar,” kata Chief Executive Officer Pilatus, Markus Bucher, dikutip dari APDR.
Sementara itu, Vice President of Government Aviation Pilatus, Ioannis Papachristofilou, menyatakan, pilihan TNI AU terhadap pesawat ini tepat, sebab Pilatus dikenal sebagai pesawat multifungsi.
“Kami tetap fokus untuk menyediakan solusi guna memfasilitasi berbagai misi, mulai dari pelatihan hingga transportasi,” ujar Papachristofilou.
Apa keistimewaan Jet Pilatus PC-24?
Pilatus PC-24 dirancang untuk operasional multi-peran dengan performa jet yang mampu beroperasi di landasan pacu pendek maupun tidak beraspal.
Kemampuan itu sangat cocok dengan kondisi di Indonesia, terutama di pulau-pulau terpencil dan memiliki lebih dari 17.000 pulau itu.
Selain itu, Pilatus PC-24 ini telah mengantongi sertifikasi untuk operasional pilot tunggal. Pesawat ini juga dilengkapi dengan pintu kargo besar yang memudahkan penanganan misi campuran antara penumpang dan barang.
Artikel lainnya: Serang Iran, Trump umumkan AS hancurkan jembatan tertinggi di Timur Tengah