BEM SI demo di DPR, polisi kerahkan 3.933 personel dan cek rekayasa lalu lintas
- Arry
- 5 Oktober 2026 12:51
Newscast.id - Polda Metro Jaya mengantisipasi aksi mahasiswa yang digelar di depan Gedung DPR, Jakarta. Selain mengerahkan aparat untuk mengamankan aksi, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan arus.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Akhmadi, mengatakan aksi akan melibatkan sejumlah elemen mahasiswa. Mereka pun mengerahkan 3.983 personel gabungan untuk mengawal dan mengamankan jalannya aksi.
"Benar di depan DPR/MPR (ada demonstrasi pukul 13.00 WIB). Jumlah pengamanan gabungan TNI, Polri, Pemda dan Pamdal 3.983 personel," ujar Akhmadi saat dikonfirmasi, Senin, 5 Oktober 2026.
Menurutnya, skema rekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi akan dilakukan secara situasional. Dia pun mengimbau masyarakat menghindari kawasan sekitar Gedung DPR, khususnya Jalan Gatot Subroto, untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Baca juga
BEM SI gelar demo di depan Gedung DPR, usung tuntutan pendidikan gratis
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung," tutur Akhmadi.
Berikut rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif saat aksi demo BEM SI di DPR:
1. Arah Timur – Cawang, Tebet, dan Manggarai
Pengendara dari wilayah timur yang hendak menuju kawasan Cawang, Tebet, atau Manggarai diimbau menghindari Jalan Gatot Subroto dan Jalan Rasuna Said apabila kedua ruas tersebut terdampak aksi. Jalur alternatif yang dapat digunakan antara lain Jalan MT Haryono – Jalan Saharjo – Pancoran – Jalan Ampera Raya – Blok M/Pondok Indah.
Bagi pengendara yang bergerak dari kawasan Semanggi menuju Slipi, dapat menggunakan jalur Jalan Gerbang Pemuda – Jalan Asia Afrika – Jalan Patal Senayan – Jalan Patal Senayan 1 – Jalan Patal Senayan Simprug – Jalan Layang Simprug.
2. Arah Barat – Tangerang, Kebon Jeruk, dan Palmerah
Pengendara dari arah barat menuju Tangerang, Kebon Jeruk, atau Palmerah disarankan menghindari Jalan Gatot Subroto dan Jalan Jenderal Sudirman apabila terjadi kepadatan atau pengalihan arus akibat aksi.
Sebagai alternatif, kendaraan dapat melalui Jalan Arteri Pondok Indah – Jalan Metro Pondok Indah, kemudian bergerak ke arah selatan melalui kawasan Senayan, GBK, hingga Semanggi.
3. Arah Selatan – Hang Tuah dan Blok M
Untuk perjalanan dari kawasan Hang Tuah dan Blok M, masyarakat diimbau menghindari ruas jalan yang mengarah langsung ke Jalan Gatot Subroto apabila kawasan tersebut terdampak aksi.
Salah satu jalur alternatif yang dapat digunakan adalah Jalan Hang Lekir 1 – Jalan Asia Afrika – Jalan Pintu Satu Senayan – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan K.H. Mas Mansyur – Jalan Penjernihan – Jalan Pejompongan Raya – Kupingan Jalan Jenderal Gatot Subroto.
Tersedia alternatif lain melalui Jalan Jenderal Sudirman – Jalan K.H. Mas Mansyur – Jalan Penjernihan – Jalan Pejompongan Raya. Jalur ini dapat dipertimbangkan untuk menghindari ruas yang mengalami kepadatan di sekitar Jalan Gatot Subroto.
4. Arah Utara – Ancol, Sunter, dan Kemayoran
Pengendara dari wilayah utara, termasuk Ancol, Sunter, dan Kemayoran, disarankan menghindari Jalan Gatot Subroto dan Jalan Asia Afrika apabila kedua ruas tersebut terdampak aksi demonstrasi.
Jalur alternatif yang dapat digunakan adalah Jalan Gunung Sahari – Jalan Mangga Dua – Jalan S. Parman, kemudian melanjutkan perjalanan menuju kawasan Slipi atau Palmerah.
Artikel lainnya: Gaji Rocky Gerung Cs di Wantimpres Rp76,5 juta, naik dari Rp17,5 juta