Legislator Malaysia sentil Prabowo soal karhutla pakai bahasa Jawa: Paringi waras

  • Arry
  • 22 Oktober 2026 12:04
Anggota Dewan Rakyat Malaysia, Kalam Salan(parlemen malaysia/youtube)

Newscast.id - Anggota Dewan Rakyat atau Parlemen Malaysia, Kalam Salan, menitip pesan ke Presiden Prabowo Subianto soal penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Pesan disampaikan dengan bahasa Jawa.

Pesan ini dia sampaikan saat rapat Parlemen Malaysia yang digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam rapat dia mengungkapkan, karhutla di Indonesia telah membuat Malaysia diselimuti asap dan mengganggu kesehatan warga.

Kalam menyatakan, dampak asap karhutla tak hanya dirasakan warga Malaysia, tetapi juga warga Indonesia yang bekerja di Malaysia. Imbasnya, banyak kebun di Malaysia yang terganggu lantaran tenaga kerja Indonesia tak bisa bekerja hingga tak bisa mengirim uang ke kempung halamannya.

"Orang Indonesia yang bekerja di ladang Malaysia pun terkena dampaknya. Bila tak bekerja, mereka tak dapat gaji, tak bisa kirim duit ke keluarga ke kampung halaman," kata Kalam Salan dikutip dari the Star, Kamis, 22 Oktober 2026.

Baca juga
2 Tahun pemerintahan, Prabowo: Saya bangga jadi pemimpinmu

Kalam juga menyoroti ucapan Kepala Badan Komunikasi Indonesia, Syahganda Nainggolan, soal hutan Indonesia mengirim oksigen ke Malaysia. Dia mengatakan Malaysia juga punya hutan dan pohon.

"Janganlah masalah ini sebagai bahan lelucon dengan mengeklaim bahwa hutan Indonesia menyediakan oksigen bagi Malaysia. Apakah pepohonan di Malaysia terbuat dari plastik? Apakah pohon-pohon tersebut tidak bisa menghasilkan oksigen?" ujarnya.

Dia kemudian berharap Presiden Prabowo Subianto segera mempercepat upaya pemadaman karhutla. Kalam pun kemudian menggunakan bahasa Jawa agar dapat dimengerti.

"Biarlah saya dengan izin pimpinan dewan bercakap dalam bahasa Jawa. Assalamualaikum Pak Prabowo, pripun kabare? Paringi waras nggih? (Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu)," ujar Kalam.

"Pak, asap songko kobongan alas kuwi nggawe wong Malaysia susah arep ambegan. Akeh sing watuk, tenggorokane podho gatel, lan sesek ambegane (Bapak, asap dari kebakaran hutan itu membuat orang Malaysia kesulitan bernapas. Banyak yang batuk, tenggorokannya gatal, dan napasnya sesak)," ujarnya.

"Pak Prabowo, tulung masalah iki enggal ditangani. Kobongan alas kudu dipateni. Ojo meneh-meneh saben taun Malaysia lan Indonesia podho nandhang susah mergo asap. Kita kabeh pengin langit padhang gumebyar, udarane resik, ambegane lego, lan uripe sehat saklawase. Kulo matur nuwun, Bapak Presiden (Pak Presiden, tolong masalah ini ditangani. Kebakaran hutan harus ditangani. Jangan setiap tahun Malaysia dan Indonesia susah karena asap. Kita semua ingin langit cerah, udara bersih, napasnya lega, dan hidup sehat selamanya. Terima kasih Pak Presiden)," ujarnya.

Artikel lainnya: KPK dikabarkan jemput paksa Menteri Nusron Wahid, ini penjelasan Jubir

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan