Jangan Kalap Santap Opor dan Rendang Saat Lebaran, Ini 6 Bahaya Banyak Makan Santan

  • Arry
  • 10 Apr 2024 12:27
Hidangan Lebaran Ketupat dan Opor Ayam(istock/istock)

Santan adalah bumbu masakan yang banyak dipakai untuk olahan kuliner Lebaran. Hal ini lantaran santan memiliki cita rasa yang gurih dan lezat.

Kuliner lebaran seperti opor ayam hingga rendang diolah dengan menggunakan santan. Hal inilah yang membuat santapan menjadi sangat nikmat.

Santan merupakan sari nabati yang diekstrak dari parutan daging buah kelapa. Bahan masakan ini diketahui mengandung beragam nutrisi, di antaranya protein, lemak, karbohidrat, kalium, natrium, hingga vitamin C.

Karena kandungan nutrisi tersebut, santan dapat memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh apabila dikonsumsi secukupnya. Sejumlah manfaat santan untuk kesehatan tersebut di antaranya:

  1. Mengoptimalkan fungsi otak.
  2. Menjaga daya tahan tubuh.
  3. Menjaga kadar kolesterol baik (HDL) di dalam darah.
  4. Melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan radikal bebas.

Namun, terdapat sejumlah bahaya santan yang perlu diwaspadai terutama jika dikonsumsi berlebihan. Salah satunya bisa memicu gangguan pencernaan, seperti diare. Pasalnya, santan memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga cenderung lebih sulit dicerna oleh tubuh.

Mengutip laman Siloam Hospital, berikut 6 bahaya makan santan berlebihan:

1. Diare

Bahaya santan jika dikonsumsi berlebihan yang pertama adalah dapat memicu diare. Pasalnya, santan memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga cenderung sulit dicerna oleh lambung. Selain itu, konsumsi santan berlebih juga dapat meningkatkan kadar air di dalam usus yang berisiko mengganggu proses pengentalan feses.

2. Asam Lambung Naik

Karena kandungan lemaknya sulit dicerna oleh lambung, penderita maag dan GERD perlu membatasi konsumsi makanan bersantan karena dapat memicu naiknya asam lambung, perut kembung, hingga menimbulkan gejala heartburn atau nyeri pada ulu hati.

3. Menimbulkan Jerawat

Efek samping santan yang perlu diwaspadai berikutnya adalah dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat. Konsumsi santan berlebih diketahui turut meningkatkan kadar minyak alami pada kulit wajah yang dapat menimbulkan komedo, menyumbat pori-pori kulit, hingga memicu munculnya jerawat.

4. Meningkatkan Berat Badan

Santan mengandung lemak dan kalori yang tinggi sehingga dapat memicu peningkatan berat badan terutama jika dikonsumsi secara berlebihan. Sebagai upaya menghindari hal tersebut, Anda disarankan untuk membatasi konsumsi makanan bersantan serta mengimbanginya dengan berolahraga secara rutin.

5. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi (hipertensi) juga menjadi dampak atas bahayanya santan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini dikarenakan asam lemak jenuh yang terkandung di dalam santan dapat menumpuk dan menimbulkan plak pada pembuluh arteri yang meradang sehingga berisiko mempersempit hingga menyumbat aliran darah. Bahkan, bila terjadi dalam kurun waktu lama, kondisi tersebut turut meningkatkan risiko terjadinya stroke ringan.

6. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, mengonsumsi makanan bersantan secukupnya diketahui dapat membantu menjaga kadar kolesterol baik (HDL) pada tubuh. Namun, konsumsi santan secara berlebihan justru turut memicu naiknya kadar kolesterol jahat di dalam darah sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, ada baiknya untuk membatasi konsumsi santan agar tidak berlebihan.

Artikel lainnya: 7 Adab Saat Hari Raya Idulfitri Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait