Newscast.id - Kabar duka datang dari Tanah Aceh. Teungku Nyak Sandang, meninggal dunia. Nyak Sandang adalah tokoh Aceh yang menjadi donatur dalam pembelian pesawat pertama RI, Seulawah RI-001.
Nyak Sandang meninggal dunia di kediamannya di Desa Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 12.20 WIB. Kabar duka ini disampaikan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Teungku Nyak Sandang," kata Muzakir Manaf dalam unggahannya di akun Instagramnya @muzakirmanaf1964.
"Almarhum merupakan sosok yang sangat berjasa, khususnya melalui kontribusinya dalam pembelian pesawat pertama Republik Indonesia, Seulawah RI-001," lanjut unggahan itu.
"Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami doakan agar diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini," tutup unggahan tersebut.

Teungku Nyak Sandang menerima tanda kehormatan berupa Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo Subianto
Teungku Nyak Sandang adalah sosok penting bagi kemerdekaan RI. Dia membeli pesawat untuk dipakai Presiden Soekarno.
Nyak Sandang diketahui menjual tanah dan emas miliknya di saat masih berusia 23 tahun. Dana tersebut kemudian digabung dengan sumbangan masyarakat Aceh, dibelikan pesawat kepresidenan. Pesawat ini kemudian menjadi cikal bakal maskapai Garuda Indonesia.
Atas jasa-jasanya, Pemerintah menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia berupa Bintang Jasa Utama kepada Teungku Nyak Sandang bin Lamudin. Tanda jasa diberikan Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2025.
Artikel lainnya: Isu reshuffle mencuat, Seskab Teddy: Tunggu saja, nanti bapak Presiden ceritakan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News