Newscast.id - Rombongan pengantin yang menumpang pikap mengalami kecelakaan maut di jalur Pantura, di Desa Kiajaran Kulon, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sebanyak 12 orang meninggal dalam insiden itu.
Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, menjelaskan, kecelakaan maut rombongan pengantin ini terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026. Saat itu mobil pikap yang ditumpangi membawa 17 orang dan 1 sopir.
Undang Syarif menjelaskan, kecelakaan melibatkan mobil pikap bernomor polisi E 8559 RB, truk tronton bernopol B 9260 TEV, dan truk lain bernopol E 8846 BA.
Kecelakaan bermula saat mobil pikap yang dikemudikan Warsidi hendak melakukan putar balik di putaran Kiajaran Kulon. Namun, dari arah yang sama, melaju truk tronton yang dikendarai Deden Ibad. Tabrakan hebat pun terjadi.
Baca juga
Kecelakaan horor di Bekasi: Truk tabrak 5 motor, 1 tewas dan 5 luka-luka
Kerasnya benturan ini mengakibatkan belasan penumpang pikap terpental ke jalan raya.
"12 orang meninggal, dari total 18 orang, jadi di TKP 3 (meninggal), di RS 7 (meninggal) dan malam tambah 2 orang, jadi total 12 orang," kata Undang kepada wartawan, Senin, 13 Juli 2026.
Sementara itu Ketua RT 13 Blok Cemeti, Desa Cempeh, Rawid, membenarkan mayoritas korban adalah warganya yang baru pulang mengantar pengantin.
"Informasinya mereka habis mengantar pengantin di Desa Parean Kandanghaur. Informasi terbaru supirnya juga meninggal dunia," kata Rawid.
Artikel lainnya: Viral sopir angkot ngamuk hingga pukul pemobil di Bekasi, polisi turun tangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News