Hadiah OSN 2026 anjlok dari Rp15 juta jadi Rp3 juta, Mendikdasmen: Efisiensi anggaran

  • Arry
  • 6 Sep 2026 11:37
Olimpiade Sains Nasional(puspresnas/kemendikdasmen.go.id)

Newscast.id - Ramai orang tua dan guru membahas soal hadiah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 yang turun. Jika sebelumnya peraih medali emas mendapat Rp15 juta, kini hanya Rp3 juta saja.

Banyak yang mempermasalahkan lantaran kecilnya apresiasi bagi siswa berprestasi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu;ti buka suara soal penurunan nominal hadiah OSN 2026.

Abdul Mu'ti mengungkapkan, penurunan nominal hadiah OSN 2026 disebabkan adanya pemotongan anggaran akibat efisiensi di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

"Iya, karena memang ada pengurangan anggaran yang signifikan untuk Puspresnas," ujar Mu'ti di Jakarta pada Jumat, 4 September 2026.

Baca juga
Anggaran Pendidikan 2026 Capai Rp757,8 Triliun, Program MBG Sedot Rp223 Triliun

Mu'ti menyatakan, kementerian tidak tinggal diam. Mereka tengah mencari skema baru agar anggaran Puspresnas dapat ditambah.

"Diusahakan dari sumber-sumber lain sehingga hadiahnya dapat ditambah," tuturnya.

Meski demikian, Mu'ti mengajak masyarakat supaya melihat apresiasi lain dari negara. Para pemenang OSN berpeluang besar mendapatkan beasiswa dari negara.

Baca juga
- Putusan MK: Anggaran MBG harus dipisah dari APBN Pendidikan, berlaku 2028
- PDIP bongkar APBN: Rp223 triliun dana MBG diambil dari anggaran pendidikan

"Tapi jangan dilihat penghargaannya hanya dari sisi hadiahnya ya, karena mereka yang juara juga dapat prioritas untuk beasiswa dari LPDP, yang menurut saya jauh lebih bermakna dari sebatas uang itu," katanya.

Abdul Mu'ti pun kemudian meminta maaf lantaran turunnya nominal hadiah OSN 2026. Dia menegaskan, hal ini bukan karena Kementerian tidak mengapresiasi prestasi, tetapi karena anggaran terbatas.

"Tentu uang penting, tetapi beasiswa menurut saya jauh lebih penting dan nilainya sangat besar. Sehingga ini memang bukan berarti kami tidak mendukung prestasi, tapi kami berusaha dengan dana yang memang sangat terbatas tetap bisa memberikan kesempatan bagi anak-anak kita untuk berprestasi, untuk dapat meningkatkan kemampuannya," kata Mu'ti.

"Dan mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar sebagaimana yang diharapkan," ujarnya.

Untuk diketahui, di media sosial ramai soal nominal hadiah OSN 2026. Para pemenang untuk jenjang SD dan SMA mendapatkan Rp3 juta untuk peraih medali emas, Rp2 juta untuk medali perak, dan Rp1 juta untuk peraih perunggu.

Jumlah ini sangat menurun jauh dibandingkan OSN 2025 dan edisi sebelumnya. Saat itu, peraih emas mendapatkan hadiah Rp15 juta, medali perak Rp10 juta, dan medali perunggu Rp5 juta.

Tak hanya itu, para peserta juga mempertanyakan pelaksanaan OSN 2026 yang berlangsung secara daring. Padahal pada edisi sebelumnya, pelaksanaan ujian digelar offline.

Artikel lainnya: Gunung Anak Krakatau 2 kali meletus hingga pagi ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait