Vokalis Element, Lucky Widja meninggal dunia
- Arry
- 26 Januari 2026 11:36
Newscast.id - Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan. Lucky Widja, vokalis band Element meninggal dunia di usia 49 tahun.
Kabar duka ini disampaikan langsung persolen Element lainnya, Ferdy Tahier, di akun Instagram miliknya. Lucky disebut meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026.
"Lo sudah tenang, nggak sakit lagi, nggak butuh cuci darah lagi, nggak perlu oxygen lagi. Lo happy sekarang, bisa muda lagi, tenang di sana ya Ki," tulis Ferdy Tahier, dikutip Senin, 26 Januari 2026.
"Lo udh ga sakit lg skrg, loe udh ga harus HD lg skrg. loe udh tenang2 sekarang. Mohon di maafkan segalanya untuk almarhum selama di dunia, dan semoga almarhum Husnul Khotimah Amin Yra. Rest in Love," tulis Arya.
Jenazah Lucky Widja disemayamkan di rumah duka Jalan Haji Tholib, Cipete Utara, Jakarta Selatan. Rencananya, almarhum dimakamkan di TPU Jeruk Purut pada siang ini.
"Alam dimakamkan hari ini, setelah salat zuhur di TPU Jeruk Purut," kata pihak manajemen Element, Safri, melalui pesan singkat.
Mengenai penyakit, Lucky Widja pernah blak-blakan soal sakit yang dia idap. Menurutnya, dia terkena tuberkulosis ginjal sejak 2022.
"Gue kena namanya TB Ginjal, tuberkulosis ginjal. Tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua. Jadi semua saluran kencing, ke bawah kena semua," kata Lucky dalam channel YouTube Ferdy Tahier.
"Bulan puasa, tiap kali habis buka puasa gue pingsan. Malam baru pindah ke tempat tidur sampai ngerangkak, tidur lagi. Badan lemas kayak nggak bisa gerak, besok paginya segar, puasa lagi gue," ceritanya.
Lucky akhirnya memilih memeriksakan diri ke dokter. Mulai dari cek darah hingga CT Scan. Termasuk memeriksa fungsi ginjalnya.
"Ternyata ginjal gue udah stadium 5 tinggal 18 persen. Gue panik dong, gue langsung ke dokter, CT Scan. (Dokter bilang) Parah, air nggak bisa lewat, ginjalnya satu udah kecil, satu bengkak," tuturnya.
Lucky mengaku beberapa kali operasi untuk memasang dan mencopot stent. Hingga akhirnya Lucky divonis menderita tuberkulosis ginjal.
"Pas lagi dipasang stent, dokter gini, 'Ini apa ya? Kok aneh. Jangan-jangan TBC. Mas kayaknya ini TBC ginjal'," kata Lucky menirukan ucapan dokter.
"Yang gila, kalau TBC paru-paru nular, kalau gue nggak, tapi ngancurin badan gue. Dokter bilang ini sudah menahun nih, ngancurinnya pelan-pelan. Berat badan gue dari 82-84 kg, turun ke 65-64 kg," ungkapnya.
Artikel lainnya: Lula Lahfah meninggal, Polisi: tak ada kekerasan, ditemukan obat-obatan, surat dokter