Viral Mata Elang Dikeroyok Warga Usai Rampas Motor Ojol

  • Arry
  • 7 September 2021 20:23
Mata Elang Rampas Motor Pengemudi Ojol(jktnewss/instagram)

Seorang Mata Elang atau penagih utang babak belur dikeroyok massa setelah beraksi merampas motor milik pengemudi ojek online atau ojol.

Peristiwa yang viral di media sosial ini terjadi di Jalan Arteri Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (6/9).

"Itu mata elang (penagih utang) nyetop korban (ojol) katanya belum bayar kreditnya," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Robinson Manurung dalam keterangannya, Selasa (7/9).

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Pradipta menjelaskan, korban sedang melintas di jalan. Lalu dia dihentikan dua orang yang mengaku dari perusahaan leasing.

Baca Juga:
Ketika 5 Intel Polisi Tertangkap Kamera Menyamar di Demo Protes Jokowi

Dua orang mata elang itu mengatakan, pengemudi ojol tersebut telah menunggak cicilan. Pelaku pun meminta korban ikut ke kantor leasing di Kedoya, Jakarta Barat.

"Namun karena ada barang yang harus diantar ke konsumen, sehingga korban meminta pelaku untuk diantarkan terlebih dahulu," ucap Pradipta.

"Setelah mengantarkan barang tersebut, pelaku ADI membawa korban ke daerah Kebon Jeruk dan ketika di TKP pelaku berhenti dan meminta korban turun dan membeli materai di Alfamidi dan setelah korban di Alfamidi, ke 2 orang pelaku kabur," tutur Pradipta.

Baca Juga:
Geger Bayi Kambing Berwajah Aneh di Cianjur

Melihat motornya dibawa kabur mata elang, korban langsung berteriak. Warga yang berada di sekitar langsung mendatangi korban.

Saat dikejar, MN berhasil ditangkap. Sedangkan ADI berhasil melarikan diri. "Mengamankan pelaku MN dan dibawa ke Polsek Kebon Jeruk untuk proses lebih lanjut," ucap Pradipta.

Sudah 7 Kali Beraksi

Pradipta menjelaskan, MN dan A sudah tujuh kali melakukan aksi serupa. "Pelaku telah melakukan perbuatannya berulang kali," ujarnya.

Baca Juga:
Terduga Pelaku Pelecehan di KPI Klaim Bercanda, Ancam Lapor Balik MS

Namun, dari tujuh yang mereka ambil, dua motor dijual dan 1 motor dibawa rekannya. Hanya tiga motor yang dikembalikan ke perusahaan.

"Yang sudah dijual, satu unit sepeda motor Honda Beat Pop yang dirampas di Cengkareng, Jakarta Barat dan satu unit sepeda motor Honda Beat hitam yang dirampas di Ciledug, Tangerang. Sementara 1 motor lainnya dia pakai untuk kegiatan sehari-hari," jelas Pradita.

Tiga motor yang dikembalikan ke perusahaan leasing adalah:

Satu unit Yamaha N Max warna hitam dirampas di kawasan Grogol
Satu unit Yamaha Fino warna merah dirampas di kawasan Grogol
Satu unit Vario hitam dirampas di kawasan Ciledug, Tangerang.

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan