Jenazah pelatih Valencia ditemukan di perairan Labuan Bajo

  • Arry
  • 4 Januari 2026 13:19
Pelatih Valencia CF Femenino B, Fernando Martin(valencia cf/valenciacf.com)

Newscast.id - Jenazah pelatih tim B sepakbola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras ditemukan. Jasadnya ditemukan 2 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di perairan Pulau Rinca, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Jenazah Fernando ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu, 4 Januari 2026 sekitar pukul 08.47 Wita di antara Pulau Seraya dan Puilau Rinca, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT.

Jenazah mulanya ditemukan oleh kapal KPC 2007 Dit Polairud Polda NTT. Jasad itu ditemukan dalam kondisi terombang ambing di permukaan laut yang tenang. Saat ditemukan, jenazah dalam posisi telungkup dengan kedua kakinya terbuka dan tangannya dalam posisi melebar.

Pihak keluarga mengatakan jenazah yang ditemukan itu adalah pelatih Valencia FC, Fernando Martin. "Father is found (Fernando yang ditemukan)," kata salah satu keluarga di Posko Operasi SAR di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Minggu.

Baca juga
Kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo, pelatih Valencia dan 3 anaknya tewas

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, memastikan jenazah yang ditemukan itu adalah pelatih Valencia, Fernando Martin. Saat ini jenazah itu sedang dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut di RSUD Komodo.

"Ya betul (pelatih tim B sepakbola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras). Jenazah berjenis kelamin laki-laki dewasa dan warga negara Spanyol," kata Kombes Hendry Chandra.

"Masih dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi oleh tim medis dan Biddokkes Polda NTT sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI)," jelas Henry.

"Kabiddokkes menyampaikan bahwa identifikasi korban dengan mencocokkan data AM dan PM, baik primer maupun sekunder sudah sesuai dengan protokol DVI interpol," sambung Henry.

Untuk diketahui Fernando dan keluarganya menjadi korban saat kapal pinisi Putri Sakinah yang mereka tumpangi tenggelam di Selat Pulau Padar, Labuan Bajo pada 26 Desember 2025.

Fernando dan dua anaknya hilang dalam peristiwa itu. Sementar istrinya berhasil selamat.

Artikel lainnya: Innalillahi, pimpinan Pondok Modern Gontor KH Amal Fathullah meninggal dunia

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan