Viral patwal polisi senggol mobil warga di tol lalu tancap gas, ini kata polisi
- Arry
- 15 Januari 2026 14:27
Newscast.id - Viral video seseorang sedang menyetop mobil patwal polisi di jalan. Dia mengaku mobilnya ditabrak patwal yang sedang mengawal mobil plat dinas TNI itu.
Video viral ini diunggah akun TikTok @jodiepurnawan_. Dalam narasi videonya dia menyebut peristiwa itu terjadi di Tol Tomang arah Tangerang pada Selasa, 13 Januari 2026 sekira pukul 13.15 WIB.
Dalam video itu terlihat perekam tengah menyorot mobil patwal yang menyenggol mobilnya. Terlihat polisi di dalam mobil itu menutup kaca.
"Kenapa disenggol mobil saya? Kenapa disenggol, Pak?" kata perekam video.
Baca juga
Viral Patwal Tendang Pemotor Hingga Masuk Selokan di Jalan Raya Puncak Bogor
Terdengar petugas di mobil polisi itu meminta maaf melalui pengeras suara. Dia juga meminta pengendara mobil yang disenggol minggir ke bahu jalan.
"Nanti di depan ya, macet Pak macet. Nanti Pak di depan Pak di bahu (jalan)," kata petugas tersebut.
Namun, menurut narasi video itu, patwal yang sedang mengawal mobil Range Rover berpelat nomor dinas TNI itu tak menepi di bahu jalan seperti yang dijanjikan. Dia langsung tancap gas.
Penjelasan Korlantas Polri
Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Faizal, mengaku masih mengecek kejadian sebenarnya. Dia berjanji akan memanggul petugas tersebut.
"Ini lagi kita cek. Kalau memang ada senggolannya itu pasti ada bekas senggolannya," kata Faizal kepada wartawan.
"Kita cek nantinya apakah itu senggolan atau bukan, itu kita tinjau dulu. Kita minta waktunya ya," ucap dia.
Menurutnya, dari pemeriksaan awal, mobil patwal itu sedang tidak melakukan pengawalan. Sebab, kalau sedang bertugas pengawalan resmi, sirine dan strobo memang wajib dinyalakan sesuai SOP.
"Posisinya lagi enggak ngawal. Cuma memang pas di belakangnya itu lagi ada mobil dinas, tapi itu posisinya lagi enggak dikawal. Saya juga enggak tahu mobil siapa itu," ucap dia.
Mengenai petugas polisi yang kabur, dia mengaku belum mengetahuinya dan masih didalami.
"Nah kalau itu kita masih belum tau ya. Makanya ini kita panggil," ucap dia.
Dia berjanji akan memberikan ganti jika memang ada kerugian yang dialami korban.
"Tapi kalau ada kerugian, kita bantu, kita selesaikan. Terus juga anggota yang misalkan patroli, itu diminta hati-hati," tandas dia.
Artikel lainnya: BPBD peringatkan cuaca ekstrem 15-16 Januari di Jakarta, waspada banjir