1 Awak Pesawat ATR 42-500 ditemukan di jurang kedalaman 200 meter Gunung Bulusaraung

  • Arry
  • 18 Januari 2026 18:31
Proses pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di puncak Gunung Bulusaraung(ist/ist)

Newscast.id - Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan di jurang kedalaman 200 meter.

Komandan Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan, Tim SAR terus mencari korban jatuhnya pesawat ATR di Gunung Bulusaraung. Dari pencarian, Tim SAR menemukan serpihan badan pesawat dan satu korban.

"Selain menemukan serpihan pesawat, juga sudah ditemukan satu korban," kata Bangun saat ditemui di Posko Balocci, Pangkep, Minggu, 18 Januari 2026.

Bangun sudah mengonfirmasi penemuan satu korban itu ke Tim SAR yang berada di lokasi pencarian.

Baca juga
Identitas 11 awak pesawat ATR Indonesia Air Transport yang hilang kontak di Maros

"Saya sudah yakinkan kepada tim di lapangan melalui komunikasi radio, bahwa sudah ditemukan satu korban," jelasnya.

"Kondisi korban kami belum bisa menyampaikan di sini, yang jelas butuh effort yang cukup keras karena kondisinya luar biasa. Sekarang kondisinya tertutup, cukup berkabut dan medan sangat sulit," ucap Bangun.

"Tapi korban ditemukan sebelah utara dari puncak. Berada di jurang," imbuhnya.

"Sementara dievakuasi. Yang jelas ini butuh kerja keras mengevakuasi korban karena medan sangat sulit," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku Sar Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, mengungkapkan, korban yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki. Namun dia belum mengetahui identitas korban.

"Pada pukul 14.20 Wita, telah ditemukan satu korban dengan jenis kelamin laki-laki," kata Arif kepada wartawan, Minggu (18/1).

Ia mengatakan, korban ditemukan di kedalaman jurang sekitar kurang lebih 200 meter dan berada dalam serpihan pesawat.

"Untuk kondisinya bisa dipastikan meninggal dunia," sambungnya.

Artikel lainnya: Banjir di Kabupaten Bekasi, ketinggian air mencapai 2 meter

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan