Purbaya jamin harga Pertalite dan Solar Subsidi tak naik hingga akhir 2026
- Arry
- 6 April 2026 18:36
Newscast.id - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi tak naik hingga akhir 2026. Pemerintah menegaskan, APBN dipastikan masih kuat menahan gejolak kenaikan harga minyak global imbas perang AS-Israel vs Iran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pemerintah telah melakukan beragam simulasi terhadap lonjakan harga minyak dunia. Mulai dari skenario harga USD 80-100 per barel.
“Jadi sepanjang tahun ini dengan harga rata-rata USD 100, aman. Terus kalau ada orang yang bilang Purbaya nggak punya uang, Menteri Keuangan nggak punya uang, kita dari desain anggaran aja masih di bawah 3 persen,” ujar Purbaya dalam rapat dengan Komisi Keuangan DPR, di Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Purbaya menjelaskan, dengan asumsi harga minyak dunia mencapai USD 100 per barel sepanjang 2026, maka defisit anggaran masih bisa dijaga di level 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Baca juga
Daftar lengkap harga BBM Pertamina-Vivo-BP per 1 April 2026
Dengan demikian, ruang fiskal pemerintah masih mampu untuk menjaga stabilitas, termasuk menahan harga BBM subsidi.
“Kalau harga minyak naik tinggi sekali, misalnya nggak terkendali. Jadi dari situ kita masih aman, Bapak-bapak ibu-ibu, tentu saya akan ke Komisi XI untuk meminta izin bagaimana mengolah anggaran SAL itu untuk menjaga sustainabilitas, bukan APBN lagi pada waktu nanti, negara kita,” jelasnya.
Purbaya menjelaskan, pemerintah juga akan mengandalkan potensi kenaikan penerimaan negara dari sektor energi. Hal ini menyusul naiknya harga minyak dan batu bara di pasar global.
Sementara itu Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun, menegaskan soal kepastian harga BBM subsidi bagi masyarakat.
“Ini yang harus masyarakat tahu, Pak, bahwa pemerintah siap untuk tidak menaikkan sampai di akhir tahun,” kata Misbakhun.
Purbaya kemudian memastikan kesiapan pemerintah menjaga harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir tahun.
“Iya, Pak, kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi, ya, Pak. Dengan asumsi harga minyak USD 100 dolar per barel sampai akhir tahun sudah dihitung rata-rata,” ungkapnya.
“Jadi yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Jadi masyarakat di luar tidak usah ribut, tidak usah takut, kita sudah hitung, Pak,” tegas Purbaya.
Artikel lainnya: Heboh pengamat politik Saiful Mujani serukan 'Gulingkan Prabowo': Dinasihati tak bisa