Heboh pengamat politik Saiful Mujani serukan 'Gulingkan Prabowo': Dinasihati tak bisa

  • Arry
  • 6 Apr 2026 09:47
Pengamat politik Saiful Mujani(ist/ist)

Newscast.id - Pengamat politik Saiful Mujani melontarkan pernyataan kontroversi. Dia menyerukan untuk menggulingkan Prabowo Subianto dari kursi Presiden.

Pernyataan itu dia lontarkan saat forum Halal Bihalal bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada 31 Maret 2026. Namun, potongan video pidato Saiful Mujani baru viral di media sosial.

Acara itu dihadiri sejumlah akademisi dan pengamat lainnya seperti Feri Amsari, Ray Rangkuti, dan Islah Bahrawi.

Dalam pidatonya, Saiful menilai Presiden Prabowo Subianto sudah tidak menunjukkan sikap 'presidential' meski sudah menjabat lebih dari satu tahun. Prabowo dinilai sangat tertutup terhadap kritik dan masukan publik.

Baca juga
Prabowo: Mau ganti saya? Tunggu dong 2029

"Oleh karena itu jangan berharap kita memberi masukan-masukan untuk dia lebih baik dan itu tidak baik juga. Cuma untungnya orang ini nggak akan dengar gitu loh," kata Saiful Mujani dalam video yang dikutip Senin, 6 April 2026.

Mujani kemudian bicara soal peluang melakukan impeachment atau pemakzulan. Menurutnya, Prabowo tidak akan bisa turun dari jabatannya melakui mekanisme tersebut.

"Cuma lagi-lagi kalau Feri (Amsari) bilang cuma impeachment, dari awal saya udah bilang Jokowi juga harus di-empeachment waktu proses pemilu itu," ujarnya.

Baca juga
Prabowo curhat ada profesor hina dan ejek MBG

"Nah kalau bicara impeachment kan prosedur-prosedur yang formal. Kita berharap pada orang-orang DPR itu yang, ah, udah gitu ya, nggak bisa kita harapkan," sambungnya.

Pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini pun mengungkapkan ada cara yang lebih ampuh dibanding pemakzulan. Yakni melalui gerakan rakyat. Dia mencontohkan saat Presiden Soeharto dilengserkan dalam demo besar yang dilakukan mahasiswa dan aktivis pada 1998.

"Mengganti impeachment itu, ya hanya kita yang bisa, rakyat gitu loh. 1998 Juga tidak akan terjadi kalau rakyat dan teman-teman turun. Nggak akan itu MPR akan menurunkan Soeharto. Dan itu tekanan, tekanan bukan undang-undang. Itu demo yang besar, seperti di Amerika itu," jelasnya.

"Yang jalan hanya ini. Bisa nggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo," ujarnya.

"Hanya itu, kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo tapu menyelamatkan diri kita dan bangsa ini," tutup Mujani.

Artikel lainnya: Dituding danai Roy Suryo soal isu ijazah palsu Jokowi, JK kesal dan akan lapor polisi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait