Sopir taksi Green SM yang terlibat kecelakaan KRL di Bekasi Timur baru 2 hari kerja

  • Arry
  • 1 Mei 2026 19:11
Taksi Green SM tertemper KRL Commuter Line di Bekasi Timur(ist/ist)

Newscast.id - Polisi terus mendalami kasus kecelakaan KRL Commuter Line tertemper taksi listrik Green SM di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur. Sopir taksi berinisial RRP itu ternyata baru dua hari kerja di perusahaan itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan, RRP adalah karyawan baru di perusahaan taksi Green SM. Dia baru bekerja selama dua hari sebelum kecelakaan terjadi pada 27 April.

“Dari hasil keterangan driver ataupun sopir taksi online yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” kata Budi di Jakarta.

Baca juga
Profil Green SM, taksi listrik yang diduga pemicu tabrakan KRL-KA Argo Bromo Anggrek

Dalam keterangan ke polisi, RRP juga mengaku hanya mendapatkan pelatihan singkat selama satu hari dari Green SM sebelum terjun ke jalan raya. Pelatihan itu pun hanya pengenalan fitur mobil listrik yang akan dibawa.

“Jadi terkait tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Nah, bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sein, parkir dan lain-lain. Ini terjadi, ini masih didalami oleh teman-teman penyidik,” ujar Budi.

Untuk diketahui, kecelakaan KRL dan taksi Green SM diduga memicu tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek pada 27 April. Akibat insiden itu, 16 penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

Artikel lainnya: Ahmad Dhani singgung perselingkuhan wanita dengan bos TV swasta, diduga sindir Maia

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan