Kontroversi video Amien Rais soal Prabowo dan Teddy Indra, Komdigi: pembunuhan karakt
- Arry
- 2 Mei 2026 16:48
Newscast.id - Geger munculnya video mantan Ketua MPR, Amien Rais, yang menyinggung kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Video ini sempat viral di media sosial.
Video kontroversial berjudul "JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL" diunggah Amien Rais di kanal YouTube Amien Rais Official. Namun, video berdurasi 8 menit itu kini sudah menghilang dari kanal YouTube Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu.
Dalam video itu, Amien Rais melontarkan kritik keras terhadap hubungan kedekatan antara Prabowo dan Teddy. Dia mengaitkan kedekatan Prabowo dan Teddy dengan isu moralitas dan menyebutnya telah melampaui batas profesionalitas.
Tudingan itu langsung menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital langsung merespons keras video tersebut.
Baca juga
Viral Amien Rais Terobos Ajudan Demi Salaman dengan Prabowo, Netizen: Kasian Amat
"Kementerian Komunikasi dan mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah, Digital (Komdigi) telah pembunuhan karakter dan serangan personal yang ditujukan kepada Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat," kata Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid dalam unggahan Instagram @kemkomdigi dikutip Sabtu, 2 Mei 2026.
"Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah Hoaks, Fitnah serta mengandung Ujaran Kebencian," ujarnya.
"Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak memiliki dasar fakta serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa," katanya.
"Ruang demokrasi digital adalah ruang adu gagasan bukan ruang memproduksi konten kebencian yang menyerang martabat manusia manapun," tambahnya.
Meutya pun menegaskan, Komdigi akan mengambil langkah tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Siapapun yang membuat dan ikut mendistribusikan dan/atau mentransmisikan video tersebut secara sadar, katanya, telah melakukan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 (2).
Baca juga
Roy Suryo Hingga Amien Rais Geruduk UGM, Pertanyakan Ijazah Jokowi
Respons Partai Ummat
Ketua DPP Partai Ummat Aznur Syamsu buka suara soal video kontroversial Amien Rais. Dia menegaskan, pernyataan itu adalah pernyataan pribadi Amien Rais.
"Itu pernyataan pribadi Pak Amien, tidak ada kaitannya dengan Partai Ummat," ujarnya.
"Kami dari Partai Ummat, menyayangkan pernyataan seperti itu dari Pak Amien Rais, apalagi beliau seorang tokoh, paling tidak pernah menjadi tokoh," ujarnya.
"Tidak ada kaitan dengan persoalan bangsa dan negara saat ini. Pak Amien Rais off side," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi juga mempersilakan siapa pun untuk menempuh jalur hukum.
"Kalau ada yang merasa dirugikan, silakan saja untuk menempuh jalur hukum sebagaimana dijamin di negeri ini. Kita tidak bisa membatasi hak mereka untuk menggunakan haknya," kata Ridho.
"Tetapi jangan sampai hukum digunakan sebagai alat pukul politik yang tebang pilih sesuai selera kekuasaan," sambungnya.
"Ini adalah bentuk kepedulian dan kecintaan beliau terhadap negeri ini dan Pak Prabowo sebagai sahabat lamanya. Rekam jejak kritis dan keberanian beliau sudah kita saksikan bersama sejak zaman orde baru," tuturnya.
Artikel lainnya: Kecelakaan maut KA Argo Bromo vs Avanza, 4 orang rombongan pengantar haji tewas