Ginka Febriyanti, Komisaris Pertamina ex relawan Prabowo diduga terlibat demo bayaran
- Arry
- 26 Juni 2026 15:59
Newscast.id - Nama Ginka Febriyanti Ginting tengah menjadi sorotan publik. Ginka diketahui baru saja ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare).
Penunjukan Ginka sebagai komisaris anak usaha PT Pertamina itu menarik perhatian. Sebab, usia Ginka masih 28 tahun dan namanya sempat disebut menjadi koordinator demo bayaran.
Mengutip laman Pertamina Retail, Ginka tercatat mendampingi Komisaris Utama Lia Itok Garbianto dan Komisaris Devi Taurisa.
Ginka lahir di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada 1 Februari 1998. Ginka disebut merengkuh gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Esa Unggul pada 2019. Dia kemudian melanjutkan pendidikannya di universitas yang sama untuk meraih gelar Magister Manajemen pada 2023.
Baca juga
Prabowo: Saya kasih peringatan, saya tahu siapa yang bayar demo
Dari laman Pertamina, Ginting disebut aktif di berbagai organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, dan sosial serta memiliki perhatian terhadap tata kelola, kepemimpinan, dan pengembangan organisasi.
Ginka Febriyanti Ginting diketahui pernah menjadi Koordinator Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (Bison), organisasi relawan yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
Bison adalah wadah relawan muda yang mengklaim memiliki jaringan di 18 wilayah Indonesia. Sebagai koordinator, Ginka Febriyanti Ginting juga aktif menghadiri berbagai agenda kampanye dan konsolidasi menjelang pemungutan suara.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah saat memimpin apel akbar pemenangan, Ginka Febriyanti Ginting menargetkan kemenangan penuh bagi pasangan Prabowo-Gibran di Bekasi.
Baca juga
Komisaris Pertamina Hasan Nasbi sebut konsumsi kopi dan gorengan picu deforestasi
"Kami tentunya tetap berikhtiar untuk tetap meraih suara sebanyak banyaknya kalau bisa wilayah bekasi kota kita menangkan 100 persen untuk pak Prabowo dan mas Gibran," kata Ginka Febriyanti Ginting saat itu.
Dalam acara itu, panitia membagikan kaus serta voucher makanan dan minuman yang dapat ditukarkan di lapak pedagang sekitar Alun-Alun M. Hasibuan.
Organisasi Bison juga diketahui ikut memberikan dukungan kepada pasangan Andra Soni-Dimyati pada Pilgub Banten 2024.
Dugaan danai demo bayaran
Selain itu, nama Ginka Febriyanti Ginting juga pernah muncul dalam laporan Komisi Pencari Fakta (KPF) terkait demonstrasi dan kerusuhan Agustus 2025.
Baca juga
Mahfud MD minta Presiden Prabowo buka siapa yang bayar-bayar demo
Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menyebut, ada pengakuan soal mobilisasi massa bayaran yang dikaitkan dengan organisasi Bison.
"Kami juga menemukan, apakah ada masa bayaran? Ya, ada pengakuan massa bayaran yang ini dipimpin oleh organisasi namanya yang dipimpin oleh organisasi, namanya Bison," kata Isnur dalam rilis laporan KPF pada 18 Februari 2026.
"Nah, Bison ini mengakui, mengorganisir massa yang bisa digunakan untuk tim hore kalau di televisi," sambungnya.
Dari hasil investigasi independen KPF, disebutkan Bison mengakui mengerahkan massa berbayar untuk menghadang aksi demonstrasi mahasiswa.
KPF juga menyatakan terdapat indikasi kuat mobilisasi massa bayaran pada demonstrasi 28 Agustus 2025. Massa disebut berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Cimahi.
Artikel lainnya: 60 Ribu calon mahasiswa baru tak daftar ulang SNBP, apa penyebabnya?