Muncul isu demo besar Agustus, Polisi pastikan Jakarta aman terkendali
- Arry
- 8 Agustus 2026 18:09
Newscast.id - Polda Metro Jaya memastikan kondisi Jakarta saat ini aman terkendali di tengah kabar akan terjadinya demo besar pada Agustus 2026. Polisi pun siap memantau setiap kegiatan aksi yang dilakukan masyarakat.
"Kalau kita menyampaikan bahwa ada beberapa tolok ukur, Polri, Polda Metro Jaya, dan Kodam Jaya menyampaikan bahwa ada beberapa tolok ukur menyatakan bahwa Indonesia dan khususnya wilayah Jakarta per hari ini masih dalam kondisi aman, damai, dan dapat dikendalikan. Kenapa? Kita masih bisa berkumpul hari ini, pagi ini melaksanakan Apel Kebangsaan Jaga Jakarta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya di Monas, Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kombes Budi menjelaskan, saat ini kegiatan masyarakat hingga perekonomian berjalan aman. Hal ini menandakan Jakarta dalam kondisi aman.
Baca juga
Heboh mal-mal pasang pagar besi tinggi, takut demo besar Agustus?
"Kegiatan ibadah masih berjalan sebagaimana mestinya, kegiatan perekonomian pusat perbelanjaan juga ramai, kegiatan dunia pendidikan berjalan, jalan-jalan, titik-titik simpul arteri juga terjadi kepadatan dan peningkatan arus lalu lintas. Artinya di situ kita bisa menyimpulkan bahwa Indonesia aman," lanjutnya.
"Termasuk kunjungan Perdana Menteri Thailand, Perdana Menteri Singapura, dari Perdana Menteri India, Jerman, Belarus menyatakan bahwa Indonesia aman. Makanya pemerintah, pejabat luar negeri hadir di Indonesia khususnya di wilayah Jakarta," tuturnya.
Mengenai adanya informasi bakan adanya aksi demo besar pada Agustus 2026, Budi menyatakan aksi adalah hal yang lumrah. Polisi pun siap menjamin penyampaian pendapat akan mendapatkan pelayanan pengamanan agar bisa berjalan kondusif.
"Setiap hari Polda Metro Jaya mendapat informasi, mendapat pemberitahuan terkait tentang beberapa aksi penyampaian pendapat di muka publik. Begitu juga dengan beberapa kegiatan masyarakat," ujarnya.
"Jadi kegiatan ini kegiatan yang setiap hari ada, termasuk di hari ini. Jadi bukan terkait tentang penebalan (pengamanan)," pungkasnya.
Artikel lainnya: Indonesia kembali gagal di Piala AFF, Erick Thohir buka suara