Polisi pastikan Jakarta aman di tengah demo 27 Agustus, 65 orang ditangkap

  • Arry
  • 27 Agustus 2026 13:01
Demonstrasi(romano/pixabay)

Newscast.id - Polisi memastikan kondisi Jakarta dalam keadaan aman dan terkendali di tengah adanya demo 27 Agustus 2026. Meski demikian, ada 65 orang yang diamankan yang diduga sebagai penyusup.

"Kita lihat bersama, situasi Jakarta sampai pukul 10.38 WIB dalam kondisi aman dan dapat dikendalikan. Jalur lalu lintas masih terlihat padat, kegiatan pendidikan dan kegiatan beribadah, juga perekonomian berjalan sebagaimana mestinya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Jakarta.

Budi mengatakan, polisi tidak membatasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Sebab, hal tersebut merupakan hak konstitusi di negara demokrasi.

Menurutnya, polisi hanya melakukan pencegahan dan edukasi yakni dengan menindak pihak-pihak yang diduga hendak membuat kerusuhan dengan menyusup ke masyarakat menyampaikan aspirasi. Polisi kembali mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca juga
Ada demo 27 Agustus, cek rekayasa lalu lintas sekitar Geduung DPR dan Istana

"Dan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga situasi Jakarta tetap aman dan kondusif, terlindungi dari kelompok-kelompok yang ingin menciptakan situasi kamtibmas yang tidak baik," ujarnya.

"Kepolisian tidak pernah membatasi ruang kemerdekaan penyampaian pendapat, melainkan memastikan aspirasi tersampaikan dengan baik, seluruh masyarakat sebagaimana mestinya," tambah Budi.

Terkait demo 27 Agustus ini, Budi mengaku Polda Metro Jaya telah menangkap 65 orang yang diduga hendak menyusupi massa aksi. Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam, airsoft gun, obat-obatan, perangkat komunikasi, bahan ataupun benda yang dipersiapkan untuk membuat bom molotov, termasuk 7 jeriken beriisi bensin dan 201 botol kaca berikut sumbu.

"Potensi kekerasan harus dicegah sedini mungkin sehingga demokrasi memberikan ruang bagi perbedaan pendapat, tetepi tidak memberikan ruang kekerasan," ujarnya.

Artikel lainnya: Buntut bisikan pemilu dipercepat ke Jokowi, Budi Arie kini minta maaf

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan