Viral polisi bagi-bagi bingkisan ke kelompok jaket hitam dikaitkan aksi 27 Agustus
- Arry
- 30 Agustus 2026 16:02
Newscast.id - Beredar video yang memperlihatkan polisi membagikan bingkisan kepada sebuah kelompok berjaket hitam. Peristiwa ini dikaitkan dengan aksi dan kerusuhan 27 Agustus 2026.
Dalam video yang beredar terlihat sekelompok pria berjaket hitam dan memakai sepatu berbaris di sebuah kantor polisi. Di ujung barisan terlihat sejumlah polisi membagikan bingkisan wana biru.
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agta Bhuwana Putra, buka suara soal video yang viral itu. Dia mengklaim, kegiatan itu rutin dilakukan Polsek Penjaringan untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Saya Kompol Agta Bhuwana Putra, Kapolsek Metro Penjaringan. Izin menjelaskan terkait kegiatan dari kami, Polsek Metro Penjaringan, pada tanggal 27 Agustus 2026 sekitar pukul 16:30 yang bertempat di lapangan apel Polsek Metro Penjaringan," ujar Agta melalui unggahan instagram @polsekmetropenjaringan dikutip Minggu, 30 Agustus 2026.
Agta menjelaskan, peristiwa itu terkait dengan agenda Apel Sabuk Kamtibmas. Tujuannya untuk memperkuat koordinasi keamanan di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
"Jadi, kami melaksanakan kegiatan Apel Sabhara Kamtibmas yang tujuannya adalah menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Polsek Metro Penjaringan. Kemudian setelah kegiatan tersebut, kami lanjutkan dengan bakti sosial yang kami berikan kepada rekan-rekan yang sudah turut membantu kami, yaitu rekan-rekan dari ojek online dan juga rekan-rekan dari Kelompok Sadar Masyarakat Kamtibmas Penjaringan," jelasnya.
Baca juga
GRIB Jaya buka suara soal Hercules ada di lokasi kericuhan 27 Agustus di Pejompongan
"Jadi di sini saya sampaikan bahwa ini adalah murni kegiatan bakti sosial kami kepada masyarakat untuk dengan tujuan menciptakan keamanan dan ketertiban dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat yang ada di Penjaringan," tegas Agta.
Berdasarkan data Polsek Penjaringan, kegiatan bertajuk 'Sabuk Kamtibmas' ini diikuti 70 orang. Mereka terdiri atas 15 anggota Pokdarkamtibmas, 18 anggota Forum Betawi Rempug (FBR), 17 anggota BPPKB Banten, dan 20 pengemudi ojek online (ojol).
"Saya juga mengimbau untuk seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Penjaringan, jangan sampai terhasut, atau bisa lebih dulu mengonfirmasi karena memang kegiatan yang kami laksanakan ini adalah kegiatan yang terbuka dan kami sudah share melalui akun-akun resmi di media sosial dari Polsek Metro Penjaringan," imbaunya.
"Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang hadir. Keamanan lingkungan membutuhkan kepedulian dan peran kita bersama. Mari kita jaga Penjaringan agar tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik," kata Agta.
Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat 'Jaga Jakarta'.
"Jaga Jakarta adalah semangat bersama. Masyarakat dapat mengambil peran mulai dari lingkungan terdekat, saling peduli, menjaga ketertiban, dan menghormati aturan," kata Budi dalam keterangannya.
"Ketika komunikasi dan kepedulian ini tumbuh, kita bersama-sama menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat," jelas Budi.
Artikel lainnya: Apakah tepung singkong bisa padamkan karhutla? Ini penjelasan BRIN