4 Gunung Api Indonesia kompak meletus hari ini: Gunung Anak Krakatau hingga Semeru

  • Arry
  • 5 September 2026 19:21
Gunung Anak Krakatau meletus(pvmbg/pvmbg)

Newscast.id - Sebanyak empat gunung api di Indonesia meletus bergantian sepanjang Sabtu, 5 September 2026. Berikut daftar letusannya.

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), ada empat gunung yang sangat aktif meletus sepanjang hari, yakni Gunung Anak Krakatau, Gunung Ili Lewotolok, Gunung Semeru, dan Gunung Ibu.

Gunung Semeru dan Gunung Ibu menjadi gunung yang meletus paling banyak.

Berikut daftar gunung api di Indonesia yang meletus per 5 September 2026:

Gunung Anak Krakatau

  • 00:01 WIB: Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 00:01 WIB. Visual letusan tidak teramati.

Baca juga
Misteri dentuman keras di Bandung, BMKG bicara soal Anak Krakatau hingga Danau Purba

Gunung Ili Lewotolok

  • 06:51 Wita: Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 06:51 Wita dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 1923 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 54 detik.
  • 07:02 Wita: Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 07:02 Wita dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m di atas puncak (± 1823 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 55 detik.

Gunung Semeru

  • 05:06 WIB: Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 05:06 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak (± 4476 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.
  • 05:28 WIB: Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 05:28 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak (± 3976 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.
  • 07:44 WIB: Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 07:44 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak (± 4376 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 90 detik.
  • 08:13 WIB: Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 08:13 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 93 detik.
  • 13:37 WIB: Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 13:37 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak (± 4376 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 105 detik.

Gunung Ibu

  • 03:32 WIT: Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 03:32 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 1825 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 51 detik.
  • 10:31 WIT: Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 10:31 WIT. Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 58 detik.
  • 11:33 WIT: Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 11:33 WIT. Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 41 detik.
  • 12:05 WIT: Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 12:05 WIT. Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 72 detik.
  • 14:00 WIT: Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 14:00 WIT. Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 44 detik.
  • 17:13 WIT: Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Sabtu, 05 September 2026, pukul 17:13 WIT. Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 44 detik.

Artikel lainnya: Beli BBM wajib tunjukkan STNK, Pertamina: Batal

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan