Eskalator Stasiun Duri Jakbar tetiba mundur, 12 orang terluka

  • Arry
  • 3 Oktober 2026 18:19
Ilustrasi eskalator(@redjohn45/unsplash)

Newscast.id - Salah satu eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, tiba-tiba berganti berbalik arah. Akibatnya, sebanyak 12 orang yang sedang berada di atas eskalator itu terluka.

Peristiwa ini viral usai videonya beredar di media sosial. Dalam video terlihat sejumlah penumpang terduduk usai terjatuh. Disebutkan, salah satu korban adalah ibu hamil.

Dalam keterangan video disebutkan eskalator tersebut sedang berjalan naik. Tetiba, eskalator itu berganti arah menjadi turun. Akibatnya, para penumpang berjatuhan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sekitar pukul 07.45 WIB. Seluruh pengguna yang terdampak saat ini telah dievakuasi dan mendapat penanganan awal di Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun Duri.

Baca juga
Viral Candi Borobudur Dipasang Eskalator Khusus Prabowo, Ini Penjelasan Istana

"Berdasarkan pendataan terdapat 12 orang yang berdampak, 10 dewasa dan 2 orang anak-anak. Pengguna yang berdampak mengalami luka ringan, semuanya sudah mendapatkan penanganan dari petugas Poskes," kata Karina dalam keterangan tertulisnya.

Karina menjelaskan, dari 12 pengguna itu, sebanyak lima orang sudah melanjutkan perjalanan. Sementara lima orang dirujuk ke RS Duta Indah dan dua orang lainnya masih menjalani observasi lebih lanjut.

Karina menjelaskan, saat peristiwa berlangsung, petugas keamanan yang sedang berdinas di peron 5 langsung menghentikan operasional eskalator. Petugas langsung membantu mengevakuasi dan memberikan pertolongan kepada pengguna yang terdampak.

"Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” jelas Karina.

Menurutnya, pihaknya langsung menghentikan operasional eskalator tersebut sementara. Tim juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fasilitas tersebut.

Karina mengatakan saat ini masih memeriksa penyebab gangguan eskalator tersebut. KAI Commuter juga memastikan kondisi seluruh pengguna terdampak dan memberikan bantuan.

"Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan," katanya.

"Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna yang terdampak dan Kami akan memastikan penanganan dilakukan dengan baik. Untuk kondisi dan penyebab gangguan pada eskalator, saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknis,” ujar Karina.   

Artikel lainnya: Kapolri mutasi Kapolda: Kapolda Metro dijabat Irjen Dadang Hartanto

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan