Momen horor truk molen tabrak kerumunan hingga tewaskan 6 orang di Rawalumbu Bekasi

  • Arry
  • 2 November 2026 12:04
Polisi olah TKP kecelakaan maut yang menewaskan 6 orang di Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat(ist/ist)

Newscast.id - Kecelakaan horor terjadi Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Sebuah truk molen tetiba menabrak kerumunan warga di salah satu perhentian bus atau bus stop.

Kecelakaan horor yang melibatkan truk molen bernopol B-9548-MV terjadi di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu, 1 November 2026 sekitar pukul 16.30 WIB. Truk pengaduk semen itu terguling di depan kampus Bandung Super Intercity (BSI), Bekasi Timur.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Joko Sembodo mengungkapkan, data sementara ada 12 korban dalam kecelakaan ini. Enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

AKBP Joko menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang. Saat melintasi turunan jembatan di kawasan tersebut, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga hilang kendali.

Saat itu pengemudi sempat berupaya menghentikan laju kendaraan dengan mengarahkannya ke tembok gerbang kampus BSI. Namun, upaya itu gagal hingga menyebabkan truk menabrak warga yang tengah menunggu bus di halte.

"Untuk korban sementara ada enam, namun masih belum kita pastikan. Takutnya mungkin ada korban yang dibawa ambulans," ujar Joko.

"Sementara masih pendataan korban. Kita fokus ke penanganan korban dulu. Masih jumlah sementara, ada kemungkinan bertambah," katanya.

Korban meninggal dibawa ke RS Siloam Sepanjang Jaya dan RSUD Kota Bekasi, sementara korban luka dibawa ke RS Juwita serta RS Siloam Sepanjang Jaya.

Sopir truk diamankan

Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota telah menangkap terduga pelaku, yakni sopir truk molen yang berinisial TM. Plisi juga mengamankan truk sebagai barang bukti.

Selain itu, polisi melakukan olah TKP, pengumpulan keterangan saksi, dan penelusuran rekaman CCTV juga telah dilakukan guna memastikan penyebab peristiwa.

Identitas korban

Korban meninggal:

1. Anak, Adisa di RS Siloam Sepanjang Jaya
2. Siti Habiah di RSUD Kota Bekasi
3. Anak, Adiaha Raiqa Syafia di RSUD Kota Bekasi
4. Siti Nur Latifah RSUD Kota Bekasi
5. Muhamad Ferdiansa di RSUD Kota Bekasi
6. Soemiyati di RSUD Kota Bekasi.

Korban luka:

1. Anak, Sodik di RS Siloam Sepanjang Jaya
2. Dian di RS Siloam Sepanjang Jaya
3. Muhammad Maulana di RS Juwita
4. Nur Jamilah di RS Juwita
5. Anak, Raihan di RA Juwita
6. Anak, Fatuh di RS Juwita.

Kesaksian warga

Salah seorang pengendara motor berinisial FN menceritakan momen horor kecelakaan truk molen yang menabrak kerumunan warga. Dia menjelaskan, saat peristiwa terjadi, dia tengah dalam perjalanan bersama kekasihnya saat kecelakaan terjadi.

"Truk bukan langsung di kiri. Truknya dari kanan, ada di kanan saya, saya di kirinya. Kebetulan saya sejajar," ujar FN.

"Seperti suara kayak suara angin gitu loh, yang saya ketahui adalah saya kira, ini memprediksi saya aja ya, seperti rem. Cuma di situ saya kenapa saya sempat berpikir bahwasanya 'Oh, saya ngerem dulu' karena itu menurut saya suaranya nggak normal, saya ambil jarak aman" jelasnya.

"Truk itu langsung ambil kiri dengan cepat, awalnya dia dari kanan kan langsung banting setir ke kiri. Cuma yang saya kira itu, (truk) itu ngambil kiri. Tapi, yang saya lihat itu, nggak mau berhenti, malah kencang," ucapnya.

"Brak! Gitu. Nah, itu pas kejadian, itu ledakan pertama itu karena tabrakan antara truk tembok. Setelah itu dia nabrak, bunyi ledakan lagi tuh, dem, gitu kan. Nah, akhirnya si truknya jungkir baliklah," sambungnya.

"Nah di situ saya lihat ada beberapa korban, maaf ya, badannya ada yang terpisah, ada yang utuh. Anak kecil ini ada beberapa yang selamat," ujarnya.

"Pas saat kejadian itu, saya nge-freeze. Karena apa? Ya, saya berpikir, alhamdulillah, maksudnya kalau sudah menyalip, kalau saya tadi nggak ngerem, saya yang jadi korban, begitu. Di situ saya benar-benar syok, berat. Ya benar-benar gemeterlah," ucapnya.

Artikel lainnya: Raffi Ahmad buka suara soal Deklarasi Sumpah Pemuda dihadiri mahasiswa bayaran

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan