Muncul kabar Ketum Golkar di balik penyadapan Prabowo, Bahlil bereaksi keras

  • Arry
  • 7 November 2026 15:57
Menteri ESDM yang juga Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia(humas jay/setkab.go.id)

Newscast.id - Muncul isu ada seorang ketua umum partai politik berada di balik penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Sosok itu mengerucut ke nama Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Bahlil langsung bereaksi keras merespons isu tersebut. Dia mengaku sudah mengetahui siapa yang menyebarkan isu tak benar itu.

Bahlil membantah narasi yang menyebutkan dirinya terlibat dalam penyadapan Presiden Prabowo Subianto yang menjerat Jenderal Listyo Sigit Prabowo Cs. Dia juga membantah ikut dalam rapat dengan para terduga pelaku, tepat sebelum mereka ditangkap.

"Abu leke kelas tinggi lagi ini. Saya sudah tahu orang-orang itu, saya sudah tahu. Kalian pikir saya orang kampung enggak ngerti? Aku paham. Om paham, Om paham sekali," kata Bahlil dalam pelantikan Pengurus DPD I Golkar Maluku, Sabtu, 7 November 2026.

Baca juga
Beredar kabar Seskab Teddy Indra diperiksa terkait penyadapan Prabowo, ini kata TNI

"Ini berbahaya. Ini tuduhan-tuduhan ini menurut saya tuduhan ini sama sama kuatnya dengan melakukan penyadapan," kata Menteri BUMN itu.

Bahlil mengaku siap mengambil langkah hukum jika pihak penyebar isu tak memberikan klarifikasi dalam tenggat waktu yang diberikan.

"Dan saya kasih waktu, saya karena habis ini pulang, saya akan somasi orang-orang itu, saya akan kasih waktu ya 1 kali, 2, 3 kali 24 jam lah. Saya akan kasih somasi. Kalau tidak, ya negara kita kan negara hukum. Saya akan menempuh jalur hukum," ujarnya.

Dia menantang para pihak yang menyebarkan isu dugaan keterlibatan dirinya dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo untuk segera membuktikannya.

Untuk diketahui Polri telah menetapkan empat tersangka dalam kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Mereka adalah:

1. Mantan Kapolri - Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo
2. Kepala Divisi Hukum Polri, Irjen Ahrie Sonta
3. Sespim Polri, Irjen Eko Hadi Santoso
4. Mantan Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK) Polri, Irjen Slamet Uliandi

Saat ini Listyo, Ahrie, dan Eko ditahan di Rutan Mako Brimob. Sementara Irjen Slamet belum ditahan lantaran sedang sakit.

Artikel lainnya: Darurat! 35 negara ini minta warganya timbun makanan: Inggris, Singapura, Thailand

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan