Kenapa ikan sapu-sapu harus dibasmi di sungai Jakarta? Ini ancamannya bagi ekosistem
- Arry
- 19 April 2026 13:02
Newscast.id - Pemprov DKI Jakarta tengah gencar membasmi ikan sapu-sapu dari sungai-sungai. Apa sih bahayanya spesies yang digadang-gadang mampu membersihkan lumut itu?
Pakar Ikan dan Konservasi Ikan Institut Pertanian Bogor (IPB), Charles Simanjuntak, menjelaskan, ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus adalah ikan yang berasal dari kawasan tropis Amerika Selatan, khususnya daerah aliran Sungai Amazon.
Charles menjelaskan, predator alami ikan sapu-sapu adalah ikan Common Snook, ikan Tarpon, buaya, dan burung neotropic cormorant. Namun, predator itu tidak ada di aliran sungai di Jakarta.
“Tidak adanya predator spesifik di ekosistem seperti Sungai Ciliwung menjadi alasan utama mengapa ikan ini sangat sulit dikendalikan,” ucap Charles, dikutip dari laman resmi IPB University.
Baca juga
6,9 Ton ikan sapu-sapu dibasmi dari Jakarta dalam sehari
Untuk diketahui, ikan dikategorikan invasif jika ikan yang hidup di luar habitat alaminya berdampak negatif bagi komunitas di perairan. Ikan invasif memiliki kemampuan adaptasi tinggi serta kemampuan berkembang dan bereproduksi secara cepat.
Charles menjelaskan, ikan sapu-sapu dapat mulai berkembangbiak sejak berukuran kecil (23,9-28,9 cm untuk jantan dan 13-25,9 untuk betina). Ikan sapu-sapu betina mampu berkembang biak beberapa kali dalam setahun.
Sementara itu, seekor ikan sapu-sapu betina dapat menghasilkan hingga 19.000 telur. Prosentase kelangsungan hidup ikan sapu-sapu pun sangat tinggi yakni mencapai 90 persen, karena proteksi tinggi induk jantan terhadap telur ikan.
Ikan sapu-sapu juga mampu menelan berbagai jenis makanan, termasuk plankton, sumber makanan ikan lainnya. Selain itu, spesies ini juga dapat menyebarkan parasit dan patogen yang membahayakan ikan di habitat asli.
Menurut Charles, populasi ikan sapu-sapu ini mampu mengalahkan populasi ikan lokal atau ikan asli bahkan memusnahkannya. Padahal, ikan asli punya banyak peran penting.
Dia menjelaskan, ikan asli telah membentuk jaring-jaring kehidupan yang apabila diputus dapat menimbulkan ketidakseimbangan alam. Ikan asli adalah sumber pangan yang bisa dimanfaatkan masyarakat dan menyatu dengan budaya lokal.
Pembasmian ikan sapu-sapu di Jakarta
Pembasmian ikan sapu-sapu di Jakarta dipicu ledakan populasi ikan ini hingga mengancam ekosistem sungai. Langkah pembasmian saat ini adalah untuk jangka pendek mengurangi populasi spesies asing di perairan Jakarta.
“Seluruh hasil tangkapan akan langsung dimatikan dan dikubur secara higienis, tidak diperjualbelikan maupun dikonsumsi,” demikian penjelasan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta.
Pemprov pun akan terus melakukan pengendalian rutin, memperbaiki kualitas air, serta edukasi berkelanjutan. Ikan sapu-sapu dari hasil penangkapan ke depan akan coba dimanfaatkan sebagai kompos atau pakan ternak.
“Dinas KPKP DKI juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta lembaga penelitian dalam upaya pengendalian baik secara biologi, kimia, maupun manual,” demikian tertulis.
Artikel lainnya: Perbandingan kenaikan harga BBM Pertamina-BP, ada yang tembus Rp25 ribu!