Cara mudah cek sebaran abu vulkanik di lokasi kamu dengan HP
- Arry
- 7 September 2026 18:05
Newscast.id - Erupsi gunung berapi membawa beragam dampak di wilayah sekitar. Salah satu yangnya adalah tersebarnya abu vulkanik. Sebaran abu vulkanik ini dapat mengganggu kesehatan.
Ada cara mudah untuk mengecek sebaran abu vulkanik via HP anda. Tak perlu mengunduh aplikasi, pengguna hanya cukup membuka browser untuk melihat arah sebaran abu hingga perkiraan dampaknya terhadap lokasi tertentu.
Salah satu web yang menyediakan layanan itu adalah situs abu.cikoytew.my.id. Laman ini dibuat Tri Purnomo Aji. Situs ini menyajikan informasi mengenai gunung api dan pergerakan abu vulkanik dalam tampilan yang mudah dibaca.
Melalui akun Threads @triprnmaji, Tri menjelaskan, melalui laman ini, pengguna dapat langsung mengecek gunung yang sedang berstatus Siaga, arah pergerakan abu, hingga kemungkinan kota mereka dilewati abu vulkanik.
"Tinggal buka, gak perlu install apa-apa. Yang bisa lu cek: gunung mana aja yang statusnya siaga sekarang, abunya lagi ke arah mana, dan yang paling penting, kota tempat lu tinggal bakal kelewatan abu apa kaga, dari sekarang sampe 18 jam ke depan," tulisnya.
Tri mengklaim, laman ini memiliki fitur menarik seperti prakiraan pergerakan abu vulkanik. Pengguna dapat melihat kemungkinan sebaran abu dari kondisi saat ini hingga 18 jam ke depan.
Selain itu juga, pengguna dapat melihat langsung arah sebaran abu vulkanik, prediksi apakah suatu kota berpotensi dilewati abu, serta jarak lokasi pengguna dari area sebaran.
Meski demikian, hasil yang ditampilkan situs tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai alat bantu untuk memahami situasi. Informasi dari situs itu bukanlah informasi resmi dari pemerintah.
Cara Cek Sebaran Abu Vulkanik Lewat HP
- Buka abu.cikoytew.my.id menggunakan Chrome, Safari, atau browser lain di HP. Bisa pula menggunakan tablet atau desktop.
- Tak perlu membuat akun maupun melakukan instalasi aplikasi ini.
- Pilih gunung api yang ingin dipantau.
- Masukkan nama kota tempat tinggal atau gunakan fitur lokasi jika tersedia.
- Situs akan menampilkan informasi apakah lokasi tersebut berpotensi terkena sebaran abu.
- Periksa pula arah pergerakan abu dan jarak lokasi dari wilayah yang diperkirakan terdampak.
Saran: tetap pantau informasi resmi
Untuk diingat, sebaran abu vulkanik dapat berubah sesuai dengan arah dan kecepatan angin. Untuk itu, masyarakat tetap disarankan mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari PVMBG/Badan Geologi, BMKG, BNPB maupun pemerintah daerah.
Artikel lainnya: Asap hitam misterius menyembur dari dalam tanah di Jakpus, polisi ungkap penyebabnya