Pramono perpanjang PJJ seluruh sekolah di Jakarta imbas sebaran abu vulkanik

  • Arry
  • 7 September 2026 18:28
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh (PJJ)(comparefibre/unsplash)

Newscast.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh satuan pendidikan sebagai langkah antisipasi sebaran abu vulkanik. Perpanjangan berlaku hingga Selasa, 8 September 2026.

“Sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan yang luar biasa. Tetapi di beberapa daerah masih ada, dan kami masih memerlukan waktu satu hari untuk memperpanjang PJJ ini sampai dengan besok,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Pramono pun meminta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana untuk menindaklanjuti hal tersebut dan segera membuat Surat Edaran (SE).

“Saya minta Kepala Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti itu karena di Jakarta tidak cukup hanya dengan statement saya, tetapi harus ada SE (Surat Edaran) Kepala Dinas Pendidikan untuk mengatur hal tersebut,” papar Pramono.

Baca juga
PJJ diberlakukan di seluruh sekolah Jakarta mulai 7 September imbas abu Anak Krakatau

Untuk diketahui, Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah menerapkan PJJ yang berlaku pada Senin, 7 September. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik yang diterbitkan pada 5 September 2026.

Dalam surat edaran, Disdik DKI menyebut abu vulkanik merupakan partikel sangat kecil yang dihasilkan saat erupsi gunung api dan terdiri atas pecahan batuan, mineral, serta material vulkanik lainnya yang dapat terbawa angin, terhirup, dan berisiko terhadap kesehatan.

Oleh karena itu, Disdik DKI melakukan kebijakan PJJ bagi satuan pendidikan PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, SMA, dan SMK negeri maupun swasta yang berada di Jakarta.

Artikel lainnya: Deretan HP Android yang tak bisa gunakan WhatsApp mulai 8 September 2026

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan