Ada apa dengan Maudy Ayunda? Dituding tone deaf hingga minta maaf

  • Arry
  • 15 Sep 2026 17:39
Artis Maudy Ayunda(@maudyayunda/instagram)

Newscast.id - Artis Maudy Ayunda tengah mendapat sorotan. Dia dituding tidak peka hingga akhirnya meminta maaf ke publik.

Kontroversi ini bermula saat Maudy Ayunda mengunggah video opini pribadi berjudul 'mindfulness in the age of bad news' yang tayang pada 21 Agustus 2026.

Dalam video itu Maudy menceritakan pengalamannya melihat rentetan kabar duka dan berita buruk di Indonesia. Mulai dari isu kebakaran hutan, gempa bumi, hingga berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tak tepat sasaran.

Maudy mengaku kini menerapkan diet berita dan membatasi asupan informasi untuk menjaga kesehatan mentalnya yang sensitif.

"Jadi aku enggak seharian mengekspos diri aku terhadap bad news ini karena ya sekali lagi, itu bisa bikin patah semangat itu bisa bener-bener bikin disfungsional," kata Maudy dalam video tersebut.

Baca juga
Maudy Ayunda Akhirnya Ungkap Wajah Suaminya Oppa Korea Jesse Choi

Namun, pernyataan itu justru menuai reaksi keras dari publik. Warganet menilai pandangan Maudy sangat tidak peka (tone-deaf) terhadap masyarakat terdampak.

Publik menilai, bangi banyak orang rentetan kejadian yang dinilai sebagai informasi negatif oleh Maudy Ayunda itu tidak dapat diabaikan begitu saja. Hal itu adalah sebuah realitas pahit yang saat ini tengah menghantam kehidupan, contohnya adalah kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

"For many of us, it's not just a news. It's our REALITY... can't ignore it...." kata netizen di kolom komentar.

"bad news kamu adalah bad reality dari orang-orang tau, info aja," kata yang lain.

"tone deaf final boss," seru yang lain.

"Ini kayak nasehat untuk sesama orang kaya," kata yang lain.

"Imagine describing someone else's suffering as 'negativity' you've chosen to remove from your life. The tone deaf Olympics have a new frontrunner." kata yang lain.

"Sakit hati banget ngeliat dia sarapan sehat enak senyum2 sementara org lain banyak kesusahan dan dia "ga nyaman" dengan berita org lain kesusahan. Gila lu modi," kata yang lain.

"Aku sedang membayangkan ketika mayoritas kaum terpelajar di Indonesia menerapkan pola ini, maka mereka akan sibuk menjaga mentalnya dibandingkan memberikan upaya solutif bagi saudara2nya yang terdampak bad reality."

Minta maaf

Maudy Ayunda pun merespons soal reaksi publik atas unggahan miliknya. Dia kemudian menulis klarifikasi sekaligus permohonan maaf melalui komentar yang disematkan pada unggahan videonya, Minggu, 13 September.

"Bisa melangkah jauh dari berita itu sendiri adalah sebuah privilese. Tidak semua orang punya pilihan itu, terutama ketika apa yang terjadi berdampak langsung pada kehidupan, keluarga, pekerjaan, atau komunitasnya," tulis Maudy.

"Aku minta maaf karena bagian ini belum cukup aku refleksikan di videonya," tulis Maudy.

Maudy menegaskan, dia tidak bermaksud menjadikan mindfulness sebagai alasan untuk lepas tangan, bersikap acuh tak acuh, atau berpura-pura seolah situasi sedang baik-baik saja.

Dia mengklaim, hal tersebut sebagai pemantik agar seseorang tetap tangguh dan peka tanpa harus kehilangan kewarasan diri. Maudy pun menyatakan bersedia mendengarkan seluruh masukan publik sebagai bahan pembelajaran ke depan.

Artikel lainnya: Segera lepas status duda, Andre Taulany akan menikah dengan Amanda Rigby

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait