Ramai Penolakan Wisuda Untuk TK Hingga SMA, Ini Kata Kemendikbud

  • Arry
  • 15 Jun 2023 17:14
Ilustrasi wisuda anak TK(mufid majnun/unsplash)

Ramai di media sosial soal fenomena acara wisuda yang dilakukan siswa mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak alias TK hingga tingkat Sekolah Menengah Atas atau SMA. Netizen meminta agar wisudah hanya dilakukan oleh mahasiswa.

Netizen menilai, dengan adanya wisuda tingkat TK hingga SMA akan membuat acara wisuda mahasiswa akan menjadi tidak bermakna.

"Pak Menteri bisa nggak bikin aturan melarang "wisuda-wisudaan lengkap pakai toga ini itu? TK wisuda. SD wisuda. SMP wisuda. SMA wisuda. Nggak ada makna, kek becandaan semua jadinya," tulis netizen.

Unggahan itu pun mendapat dukungan dari warganet. Ada yang menilai wisuda tingkat TK hingga SMA memberatkan orangtua murid yang tidak mampu hingga menilai acara wisuda sebagai ajang sekolah mencari uang.

"Dulu yang namanya acara "wisuda" itu hanya untuk alumni S1. Sekarang mulai kelulusan PAUD, TK, hingga SMA ada wisudanya. Juga TPA. Dan tentu saja itu semua membutuhkan duit," tulis netizen.

"Orang Indonesia suka selebrasi, tidak bisa dipungkiri. Jangankan itu, seminar proposal, seminar hasil, sidang skripsi, semuanya juga ada selebrasinya," tulis netizen lain.

Bagaimana tanggapan Kemendikbudristek?

Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek, Anang Ristanto, menjelaskan, acara wisuda tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA itu ahanya kegiatan yang opsional.

Anang menjelaskan, berdasarkan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, kegiatan bersama antara satuan pendidikan yang melibatkan orangtua harus didiskusikan dengan komite sekolah.

"Kemendikbudristek mengimbau agar pihak sekolah dapat berkomunikasi dan bekerjasama dengan komite sekolah dan persatuan orangtua murid dan guru (POMG)," kata Anang.

Sementara itu, pengamat pendidikan Ina Liem berharap agar wisuda sebaiknya digelar untuk lulusan perguruan tinggi saja. Menurutnya, wisuda merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras siswa yang menyelesaikan pendidikan dari sekolah dasar hingga pendidikan tinggi.

Ina menjelaskan, acara wisuda untuk tingkat TK hingga SMA mulai berkembang pada tahun 2000-an.

"Awalnya sepertinya untuk lucu-lucuan saja. Anak-anak TK pakai topi wisuda difoto lucu. Tapi makin lama makin heboh," ujarnya.

Artikel lainnya: 4 Kontroversi Ponpes Al-Zaytun: Solat Campur Hingga Salam Israel

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait