Ponakan Prabowo, Thomas Djiwandono diusulkan jadi calon Deputi Gubernur BI

  • Arry
  • 19 Jan 2026 22:29
Keponakan Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan(setkab/youtube)

Newscast.id - Nama Thomas Djiwandono diusulkan menjadi salah satu calon Deputi Guberunr Bank Indonesia. Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu digadang-gadang akan menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari posisi tersebut.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mengakui mengusulkan Thomas Djiwandono, yang kini menjabat Wakil Menteri Keuangan, sebagai salah satu calon Deputi Gubernur BI. Selain itu, ada juga dua nama lainnya yang akan disetor ke DPR.

"Jadi begini, sebelum menyebut nama salah satu, berkenaan dengan Deputi Gubernur BI, itu bermula dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur yang kemudian sesuai dengan ketentuan peraturan berlaku harus dilakukan proses mengisi jabatan yang ditinggalkan," beber Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 19 Januari 2026.

"Yang ini kemudian dilanjutkan dengan presiden kirim surpres ke DPR karena proses pemilihan ada di DPR melalui uji kompetensi atau fit and proper test. Ada beberapa nama dan yang salah satu nama yang diusulkan memang pak Wamenkeu Tommy (Thomas Djiwandono)," lanjutnya.

Baca juga
Daftar Ibu-Anak Suami-Istri di DPR: Ponakan Prabowo, Anak-Cucu Megawati, Pendiri Dewa

Namun Pras tidak menyebut siapa dua nama calon lainnya yang diusulkan untuk mengikuti fit and proper test di DPR.

Mengenai dua nama lainnya itu diungkapkan Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun. Menurutnya, tiga nama yang diusulkan pemerintah sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia adalah Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M Juhro.

Misbakhun menjelaskan, DPR sudah menerima Surat Presiden (Surpres) terkait pengajuan nama-nama tersebut. DPR pun sudah membahasnya dalam rapat Bamus DPR pada hari ini.

"Pak Thomas Djiwandono terus Dicky Kartikoyono sama Solikin M Juhro," ujar Misbakhun di Gedung DPR, Jakarta.

Untuk diketahui, Dicky Kartikoyono saat ini menjabat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia sejak 2023. Dicky juga pernah dicalonkan menjadi Deputi Gubernur BI pada 2025. Sedangkan Solikin saat ini menjabat Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial.

"Surpresnya sudah tadi dibicarakan di BAMUS dan ditugaskan kepada Komisi XI. Besok Komisi XI akan melakukan rapat internal mengatur jadwal fit and proper test," katanya.

Mengenai tindak lanjut Surpres dan jadwal uji kelayakan dan kepatutan, lanjut Misbakhun, DPR akan membahas secara internal pada 20 Januari.

Saat ditanya mengenai peluang Thomas Djiwandono untuk menjabat Deputi Gubernur BI, Misbakhun menilai keponakan Prabowo itu memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai.

"Secara pendidikan beliau punya kompetensi. Beliau punya pengalaman di birokrasi, karena dalam dua tahun terakhir ya, sudah menjadi Wamenkeu ia sangat mengetahui persoalan-persoalan ekonomi dan menurut saya, tidak ada yang perlu dipertanyakan soal kemampuan, kapasitas. Orangnya humble," katanya.

"Saya pikir, no any question kalau dari sisi personal yang selama ini saya kenal," pungkasnya.

Thomas Djiwandono menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 18 Juli 2024 di kabinet Indonesia Maju. Selain itu, dia juga pernah menjadi Bendahara Umum Partai Gerindra.

Artikel lainnya: KPK tangkap Wali Kota Madiun Maidi saat OTT, sita duit ratusan juta rupiah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait