Siswa SD di NTT sempat gagal cairkan dana Indonesia Pintar sebelum gantung diri

  • Arry
  • 5 Feb 2026 18:37
Ilustrasi gantung diri(tribratanews/polres sikka)

Newscast.id - Siswa SD yang meninggal usai gantung diri, YBR (10 tahun) ternyata sempat mau mencairkan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Namun dana yang akan digunakan untuk membeli buku itu tak kunjung cair.

Bupati Ngada, Raymundus Bena, mengungkapkan, berdasarkan temuan tim di lapangan, YBR sempat meminta ibunya mencairkan PIP untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Namun, pencairan gagal lantaran ada kesalahan administrasi kependudukan (adminduk).

"Dia bertanya kapan PIP beasiswanya diurus dan mamanya bilang tunggu nanti pencairan ke bank di kabupaten," ucap Raymundus kepada wartawan, Kamis, 5 Februari 2026.

Namun, administrasi pencairan dana PIP belum dapat dilakukan lantaran KTP ibunya masih tercatat berasal dari Kabupaten Nagekeo. Sedangkan domisili ibunya berada di Kabupaten Ngada.

Baca juga
Pilu! Isi surat bocah 10 tahun di NTT yang bunuh diri gegara ibu tak bisa beli buku

"Sehingga diberitahu untuk pulang dan urus dulu itu (administrasi) di kampung. Terus ditanya lagi anaknya dan dijawab sama lagi kalau akan diurus. Sampai terakhir belum sempat urus, suatu hari itu dia tidak ke sekolah dan ke kebun neneknya," ucapnya.

Menurutnya, urusan administrasi ini sudah diurus pihak keluarga. Namun, untuk korban belum sempat diurus sehingga masih terkendala secara administratif.

Ayah Meninggal saat Masih Kecil

Raymundus menyatakan, selain soal PIP, tim juga menemukan sejumlah fakta lain dalam penanganan kasus ini. Korban diketahui anak yatim. Ayah korban meninggal dunia saat dia masih kecil. Korban adalah anak bungsu dari lima bersaudara.

Menurutnya, selama sehari-hari, korban dirawat neneknya di rumah kebun dan sesekali mengunjungi ibunya di kampung halaman. Ibunya tinggal beda kampung bersama dengan ayah tiri dan 4 anaknya yang lain.

"Sehingga pengalaman-pengalaman inilah yang mungkin membuat anak ini traumatis dan juga dalam perjalanan diambil-alih oleh neneknya di kebun," jelas dia.

Artikel lainnya: Anies Baswedan disebut dikuntit intel di Karanganyar, TNI: anggota Intel Kodim

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait