Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud akhirnya kembalikan mobil dinas Rp8,5 miliar

  • Arry
  • 2 Mar 2026 13:41
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud(golkarpedia/golkarpedia.com)

Newscast.id - Mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, senilai Rp8,5 miliar menimbulkan polemik. Namun kini mobil itu disebut sudah dikembalikan ke pihak pengadaan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan, keputusan ini diambul Gubernur Rudy usai melakukan konsultasi dengan berbagai lembaga pengawas negara.

“Bapak Gubernur mencermati masukan dari Kemendagri, KPK, dan BPK. Beliau juga mendengar langsung kegelisahan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Sebagai pemimpin yang memegang teguh amanah, beliau memilih untuk mengutamakan harmoni dan kepercayaan publik di atas fasilitas jabatan,” ujar Faisal kepada wartawan.

Faisal menjelaskan, mobil dinas yang diterima Gubernur Rudy adalah jenis Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e senilai Rp8,49 miliar dan proses serah terima pada 20 November 2025. Mobil dinas baru itu hasil pengadaan APBD Perubahan 2025.

Baca juga
Daftar harta kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Masud yang pakai mobil dinas Rp8,5 miliar

Faisal memastikan kendaraan tersebut sama sekali belum menyentuh aspal Kalimantan Timur.

“Unitnya masih berada di Kantor Badan Penghubung Kaltim di Jakarta. Jadi, mumpung belum pernah digunakan untuk operasional, Bapak Gubernur memerintahkan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) untuk segera memproses pengembaliannya,” tambahnya.

Faisal menjelaskan, proses administrasi pembatalan telah dilakukan sejak pekan lalu. Pihak penyedia, CV Afisera Samarinda, dilaporkan kooperatif dan memahami situasi yang berkembang.

Menurutnya, berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku, dana sebesar Rp8.499.936.000 wajib disetorkan kembali oleh penyedia ke kas daerah dalam waktu maksimal 14 hari setelah unit diterima kembali.

“Keputusan ini adalah bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim terhadap prinsip good governance. Bapak Gubernur berterima kasih atas kritik konstruktif dari masyarakat. Bagi beliau, menjaga integritas dan kebersamaan jauh lebih berharga daripada fasilitas mewah,” jelas Faisal.

Artikel lainnya: Innalillahi Wapres ke-6 RI Try Sutrisno meninggal dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait