Newscast.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus, adalah tindakan terorisme. Dia meminta agar kasus itu diusut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
"Ini terorisme, ya kan? tindakan biadab, harus kita kejar, harus kita usut, harus kita usut," kata Prabowo saat diskusi bersama jurnalis dan pengamat dikutip dari video yang dibagikan, dikutip Jumat, 20 Maret 2026.
Prabowo menyatakan, pengusutan kasus itu tak boleh setop kepada pelaku saja. Tetapi juga harus mengusut pihak yang menyuruh dan mendanai aksi itu.
"Siapa yang nyuruh, siapa yang bayar," ujarnya.
Baca juga
Ini tampang penyiram air keras ke aktivis Andrie Yunus
Prabowo juga memastikan tidak akan melindungi pelaku, meski mereka berasal dari institusi resmi. Termasuk melindungi aparat negara yang diduga terlibat.
"Ya jelas dong. Saya menjamin, tapi sebaliknya. Kalau ini provokator yang bukan dari pemerintah, bukan dari aparat, jelas harus kita usut kok," ujarnya.
"Percayalah saya tidak akan mengizinkan hal-hal seperti itu terjadi. Percayalah saya dipilih oleh rakyat, untuk membela rakyat, tapi kita waspada, saya minta diusut bener sampai aktornya," ujarnya.
"Saya ini orang realistis dan adil, dari segi kapasitas kita biarkanlah mereka bekerja. Tapi tidak hanya Polri, banyak lembaga lain juga harus bekerja," ujarnya.
Artikel lainnya: Pemilik Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News