Komisaris Pertamina Hasan Nasbi sowan ke Jokowi, sempat singgung stok BBM

  • Arry
  • 25 Mar 2026 20:32
Komisaris PT Pertamina Hasan Nasbi(hasan nasbi/youtube)

Newscast.id - Komisaris PT Pertamina, Hasan Nasbi, mendatangi kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo. Apa yang dibahas?

Usai pertemuan, Hasan mengaku, kedatangannya ke rumah Jokowi dalam rangka silaturahmi Lebaran. Selain itu, dia juga sedang berada di Solo untuk menghadiri sebuah kegiatan sebelum akhirnya mendapat kesempatan bertemu Jokowi.

"Momen Lebaran hari ini. Kebetulan lagi ada acara di Solo bersama teman-teman. Dan baru dapat jadwal hari ini (ketemu Jokowi). Baru kemarin beliau (Jokowi) pulang Solo," kata Hasan, Rabu, 25 Maret.

“Kayaknya ada ribuan yang ngantri buat buat silaturahmi sama beliau. Alhamdulillah dapat kesempatan juga,” ujar dia.

Baca juga
Krisis BBM gegara perang AS-Israel vs Iran, Filipina umumkan darurat energi

Hasan mengaku tak ada pembahasan khusus saat bertemu dengan Jokowi. Namun, dia mengaku sempat menyampaikan kondisi stok BBM di tengah konflik di Timur Tengah.

"Ya, kalau dari antisipasi pemerintah sudah. Kalau kita (Pertamina) kan pelaksana. Dari pemerintah arahnya sudah antisipasi jauh-jauh hari, pemerintah sudah memprediksi dampaknya akan sejauh apa pun," beber Hasan.

"Jadi kita tentu kalau dari sisi pasokan mencari sebanyak mungkin sumber-sumber yang tidak tertahan di Selat Hormuz kan. Ada sumber-sumber dari tempat lain kan dari Afrika ada, dari Amerika ada. Dan sejauh ini stok cadangan kami terus diperbarui," ucap dia.

Baca juga
Komisaris Pertamina Hasan Nasbi sebut konsumsi kopi dan gorengan picu deforestasi

Hasan memastikan, saat ini belum ada rencana menaikkan harga BBM, meski harga minyak global terus meningkat.

"Kita terus diperbarui sehingga kebutuhan dan masyarakat tetap bisa dipenuhi oleh Pertamina. Kita tidak akan ada kenaikan harga," ujar mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan itu.

"Sampai hari ini tidak ada kenaikan harga. Ya, kalau di pasar dunia ini ada kenaikan harga, tapi di dalam negeri kan pemerintah sampai sejauh ini tidak ada kebijakan untuk menaikkan harga,” ujarnya.

Hasan mengklaim, cadangan BBM nasional berada dalam kondisi aman dengan estimasi ketersediaan sekitar 20 hari dan terus diperbarui secara berkala.

"Tapi jangan panik. Ya. Sampai hari ini kan baik-baik saja kan tidak usah panik. Insha Allah perintahkan usahakan yang terbaik," jelasnya.

Artikel lainnya: Mobil listrik BYD taksi online nyemplung ke kolam Bundaran HI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait