Newscast.id - Iran kembali merontokkan armada udara milik Amerika Serikat pada Jumat, 3 April 2026 waktu setempat. Kali ini dua jet tempur yakni F-15E dan A-10 serta 1 helikopter ditembak jatuh.
Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC, seperti dikutip dari televisi pemerintah, IRIB, melaporkan, militer Iran menembak jatuh pesawat itu di wilayah Teluk Persia. Dua awak pesawat berhasil melontarkan diri dari pesawat dan kini masih dicari.
"Sebuah jet tempur musuh Amerika di wilayah udara Iran tengah telah dihantam dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara canggih Angkatan Udara IRGC," kata seorang juru bicara IRGC, sebagaimana diberitakan AFP, Sabtu, 4 April 2026.
"Pesawat jet itu hancur total, dan pencarian lebih lanjut masih berlangsung," sambungnya.
Baca juga
Iran klaim tembak jatuh jet tempur siluman F-35 milik AS
"Pesawat tempur AS kedua jatuh di wilayah Teluk Persia setelah terkena tembakan Iran dan pilot tunggal berhasil diselamatkan, menurut pejabat AS dan sebuah laporan," tulis media AS, New York Post.
Selain itu, pasukan Iran juga menembak jatuh sebuah helikopter milik AS, dilaporkan Anadolu. Helikopter itu diduga dalam misi operasi mencari dan penyelamatan pilot jet tempur yang ditembak jatuh.
IRGC sebelumnya juga sudah mengklaim menembak jatuh jet tempur siluman F-35 di wilayah tengah Iran pada 3 April. Ini kali kedua IRGC mengklaim menjatuhkan jet siluman andalan AS itu
Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan, Presiden AS Donald Trump telah diberi pengarahan tentang jet tempur AS yang ditembak jatuh di atas Iran.
Kantor berita CBS News mengklaim, satu anggota kru dari pesawat tersebut diselamatkan oleh pasukan AS.
Artikel lainnya: Heboh tikus keluar dari tumpukan ompreng MBG di Semarang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News