Tentara Israel tangkap 9 WNI, termasuk 2 wartawan Republika dalam pelayaran

  • Arry
  • 18 Mei 2026 21:34
Sembilan WNI, termasuk dua jurnalis Republika, ditangkap Israel dalam pelayaran Global Sumud Flotilla 2026(Global Sumud Flotilla/globalsumudflotilla.or)

Newscast.id - Sebanyak sembilan warga negara Indonesia yang berada dalam pelayaran Global Sumud Flotilla 2026 ditangkap militer Israel (IDF). Dari jumlah itu, ada dua wartawan dari media Republika.

Dua jurnalis Republika yang ditangkap militer Israel adalah Bambang Noroyono alias Abeng dan Thoudy Badai. Mereka ikut dalam pelayaran Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menuju Gaza, Palestina.

"Para relawan datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina yang selama berbulan-bulan menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti," demikian pernyataan resmi Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, Senin, 18 Mei 2026.

"Dalam rombongan terdapat sembilan relawan asal Indonesia, termasuk dua jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai yang menjalankan tugas jurnalistik dan kemanusiaan. Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami," sambungnya.

Baca juga
Israel rusak 17 CCTV di markas Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon

Dio menjelaskan, pihaknya mengecam keras tindakan intersepsi yang dilakukan militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional.

"Tindakan ini pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza," katanya.

Dia menjelaskan, para relawan tersebut datang tidak membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina. Warga sipil Palestina, kata dia, selama ini telah menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti dari militer zionis.

Dio menjelaskan, dua jurnalis Republika yang ikut dalam kapal kemanusiaan itu untuk menjalankan tugas jurnalistik dan kemanusiaan.

"Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami," tegas Andi.

"Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia. Dan kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional," sambungnya.

Mengutip dari akun Instagram Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), tujuh WNI lainnya yang ditangkap adalah:

  • Herman Budianto Sudarsono
  • Ronggo Wirasanu
  • Andi Angga Prasadewa
  • Aras Asad Muhammad
  • Hendro Prasetyo
  • Andre Prasetyo Nugroho
  • Rahendro Herubowo.

Artikel lainnya: Ayu Ting Ting dikabarkan punya pacar baru: Doain aja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait