Newscast.id - Beredar informasi polisi menggelar razia pajak kendaraan di jalan tol. Benarkah kabar tersebut?
Informasi ini beredar di media sosial X. Dalam salah satu akun menjelaskan, razia menyasar pemilik kendaraan yang menunggak pajak.
Bahkan muncul narasi polisi menggelar razia pajak kendaraan itu di tol arah Padalarang. Dalam unggahan itu terlihat sejumlah kendaraan mengantre di lajur paling kanan. Sementara terlihat plang bertuliskan 'Operasi Razia Pakak 2026'.
"Tol arah Padalarang ada razia pajak. Negara lagi sekarat sampai operasi pajak di jalan tol," demikian informasi yang tersebar.
Baca juga
Pemprov Jakarta hapus denda pajak kendaraan selama 3 bulan
Jasa Marga membantah informasi tersebut. Mereka menegaskan, razia pajak kendaraan di jalan tol adalah hoaks. Foto yang digunakan dalam unggahan, merupakan hasil rekayasa AI.
"Perlu kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Foto yang beredar merupakan hasil rekayasa Artificial Intelligence dan bukan merupakan dokumentasi kegiatan di Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi," begitu tulis Jasa Marga di akun Instagram miliknya.
Jasa Marga menegaskan, tidak ada razia pajak kendaraan di ruas tol mana pun. Pembayaran pajak tetap dilakukan di kantor Samsat, gerai Samsat, Samsat Keliling, Samsat Drive Thru, dan juga layanan digital resmi lain yang berlaku di masing-masing daerah.
Baca juga
Fatwa Pajak MUI: Bumi-Bangunan Berpenghuni Tak Layak Dikenakan Pajak Berulang
"Kawan JM diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu memastikan informasi resmi diperoleh melalui website serta akun media sosial resmi Jasa Marga," tulisnya.
Sementara itu, RTMC Ditlantas Polda Jabar juga menegaskan tak ada razia pajak kendaraan.
"Prosedur Resmi: Sesuai PP No. 80 Tahun 2012 dan UU No. 22 Tahun 2009, pemeriksaan kendaraan di jalan tol harus dilakukan secara berkala atau insidentil di lokasi yang aman seperti gerbang tol, rest area, atau jembatan timbang, dan wajib dilengkapi rambu peringatan," demikian penjelasan Polda Jabar.
Artikel lainnya: Kepala BGN Sudaryono ngaku bisulan gegara banyak makan telur, dokter sebut mitos
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News