OTT Rektor Unsoed terkait suap penerimaan mahasiswa baru

  • Arry
  • 21 Agt 2026 11:05
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof Akhmad Sodiq(universitas jenderal soedirman/unsoed.ac.id)

Newscast.id - Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq, serta Wakil Rektor III Norman Arie Prayogo, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK di Purwokerto, Jawa Tengah.

KPK mengungkapkan, OTT dilakukan terkait dugaan penerimaan suap oleh Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, serta Wakil Rektor Norman Arie Prayogo, terkait penerimaan mahasiswa baru.

"Terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam penerimaan mahasiswa baru," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

"KPK menyayangkan terjadinya dugaan korupsi di ruang-ruang pendidikan. Ruang yang seharusnya tidak sekedar diisi dengan pembelajaran ilmu pengetahuan tetapi juga penanaman nilai dan karakter," jelas Budi.

Baca juga
KPK gelar OTT di Kampus Unsoed, Rektor dan Wakil Rektor ditangkap

Apalagi kasus ini terjadi saat proses awal seorang siswa menjadi mahasiswa baru.

"Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang yang semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa," jelasnya.

Budi menjelaskan, Norman serta sejumlah pihak lainnya masih dalam pemeriksaan oleh penyidik. Sementara Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, sudah berada di Gedung KPK.

"Saat ini bersama beberapa orang lain masih didalami keterangannya. Rektornya sudah di Gedung Merah Putih KPK," kata Budi.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT di Unsoed ini.

Artikel lainnya: Dijanjikan hadiah Rp2 Juta, juara lomba lari 10 Km di Dompu cuma dapat hadiah 3 gelas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait