Harga minyak makin mendidih, Pertamina: Pertamax bisa tembus Rp20 ribu per liter

  • Arry
  • 12 Sep 2026 14:37
SPBU Pertamina(pertamina/mypertamina.id)

Newscast.id - Harga minyak dunia terus mendidih hingga sempat menembus US$ 108 per barel. Kenaikan ini diakibatkan gejolak di Timur Tengah akibat ketegangan Iran dan Amerika Serikat yang tak kunjung usai.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengungkapkan, jika kondisi geopolitik terus berlanjut, maka akan membuat harga minyak dunia terus meningkat. Hal ini pun memicu harga BBM di Indonesia ikut naik.

"Katanya hari ini harga dunia, BBM juga sedang naik lagi dibandingkan, jadi kalau berharap turun US$70 per barel atau US$60 per barel sebelum terjadinya krisis geopolitik, ya kita doakan mungkin semoga itu bisa terjadi dalam waktu segera," ujar Eko dalam acara Pertamax Journey di Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu, 12 September 2026.

Baca juga
Harga BBM Pertamina di seluruh SPBU usai harga Pertamax Turbo naik per 1 September

Eko menjelaskan, jika harga minyak dunia belum menunjukkan tren penurunan, maka harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax berpotensi mengalami kenaikan. Diperkirakan harganya dapat mencapai kisaran Rp20 ribu per liter.

"Karena kalau tidak kondisi ini akan berdampak seperti sekarang, harga Pertamax dan lain-lain itu akan berkisar antara di angka Rp18-20 ribuan, karena belum ada indikasi terjadi penurunan harga minyak dunia," ujarnya.

Untuk diketahui, pada perdagangan Kamis, harga minyak bahkan sempat menembus US$108 per barel. Harga ini merupakan level tertinggi sejak Mei 2026.

Kenaikan harga minyak dunia ini dipicu aksi serang Iran dan Amerika Serikat yang tak kunjung usai di sekitar Selat Hormuz.

Artikel lainnya: Daftar daerah terpanas di Indonesia pada September 2026, capai 38,6 Celcius

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait