Newscast.id - Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Dalam perombakan, Bahlil Lahadalia mendapatkan tugas baru, tak hanya menjabat sebagai Menteri ESDM.
Dalam reshuffle Kabinet Merah Putih, Bahlil dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Pelantikan dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Pelantikan Bahlil dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden nomor 104P tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Baca juga
Profil Suyudi Ario Seto: Akpol 1994, dari Kepala BNN dan kini jadi Kapolri
"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Prabowo menyebutkan sumpah jabatan diikuti oleh Bahlil.
Setelah pengucapan sumpah, Bahlil kemudian menandatangani berita acara pengambilan sumpah. Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo.
Sebelum pelantikan, Bahlil mengaku ditelepon Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan akan rangkap jabatan.
"Memang daya dapat telepon dari pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM, kita jalankan semua tugas dari bapak Presiden," katanya.
Artikel lainnya: Desak Made raih emas keempat Indonesia dan ukir rekor dari cabang panjat tebing
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News