Newscast.id - Warga mengeluhkan naiknya tagihan listrik per November 2026. PLN merespons keluhan masyarakat.
Keluhan ini ramai diunggah di sosial media. Bahkan ada warganet yang mengaku tagihan listriknya naik dua kali lipat.
"Dear @pln_id yth, ini tagihan listrik saya kenapa naik 2x lipat ya.harusnya saya bayar tuh Rp 850-900rb/bulan dengan 3 ac,2 kulkas, 1 magiccom,1 wifi, 1 magiccom. Kenapa ketika saya mau bayar nebus 1,7 juta. Kebijakan apalagi yang harus kalian tekan kepada kami masyrakat pengguna pln. Coba ini @prabowo.gibran2 @gibran_rakabuming tolong di usut barangkali ada yang korupsi atasan pejabat pln," tulis akun @dress***.
"Hallo @pln_id, ini penggunaan listrik saya berkurang tapi kenapa tagihan saya naik ya? Di dunia mana 789kWh dikali Rp 1.700 hasilnya jadi 1,6juta? Kata pak @bahlillahadalia gak ada kenaikan tarif tapi kok malah gini ya?" tulis akun @orripas***
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik.
"Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PT PLN (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik," kata Gregorius dalam keterangannya.
Gregorius menegaskan, PLN menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia menyebut periode Oktober hingga Desember 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya.
Gregorius menjelaskan, jika ada pelanggan yang merasa tagihan listrik naik dibandingkan biasanya, kondisi tersebut dapat dipengaruhi perubahan pola konsumsi listrik. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kondisi cuaca, kenaikan suhu ataupun meningkatnya aktivitas di rumah yang menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari.
"Guna mengetahui dan mengatur pola penggunaan listrik secara lebih efisien, pelanggan prabayar dapat memantau riwayat pembelian token melalui aplikasi PLN Mobile," imbuhnya.
Cara Cek Riwayat Pembelian Token Listrik
1. Buka aplikasi PLN Mobile;
2. Pilih menu "Token dan Pembayaran" pada halaman utama;
3. Klik tombol "Tambah ID Pelanggan" (jika belum terdaftar);
4. Masukkan ID Pelanggan Anda;
5. Klik tombol "Riwayat Pembelian Token".
Cara Cek Konsumsi Listrik
1. Buka aplikasi PLN Mobile;
2. Pilih menu "Catat Meter" pada halaman utama;
3. Klik tombol "Mulai SwaCam";
4. Ambil foto angka stand meter yang tertera pada kWh meter dengan jelas;
5. â Pilih atau masukkan ID Pelanggan Anda;
6. Periksa kembali angka stand meter, lalu klik "Kirim" dan lihat estimasi tagihan.
Artikel lainnya: Sadap HP Prabowo, Listyo Sigit dijerat pasal berlapis dengan ancaman 10 tahun penjara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News