Newscast.id - Sejumlah pemain naturalisasi Indonesia mengalami permasalahan saat merumput di Liga Belanda. Mereka terdampak kasus yang disebut 'Paspoortgate' itu.
Media Belanda, AD, melaporkan ada 25 pemain yang terdampak. Di antaranya adalah pemain naturalisasi asal Indonesia seperti Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Tim Geypens, hingga Justin Hubner.
Tiga pemain Timnas Indonesia itu kini harus menepi dari klubnya masing-masing dan tidak boleh berlatih hingga kasus ini selesai.
Selain pemain asal Indonesia, para pemain asal Suriname dan Cape Verde juga menghadapi permasalahan serupa. Mereka terkendala dengan masalah paspor dan kewarganegaraan yang belum diurus membuat klub akhirnya memarkirnya.
Baca juga
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Masih Simpan Paspor Belanda, Ini Kata Imigrasi
Kasus 'Paspoortgate' ini mencuat usai klub Eredivisie, NAC Breda, melaporkan Dean James yang merumput di klub Go Ahead Eagles. NAC Breda menilai Dean James sudah tak layak dimainkan lantaran sudah pindah warga negara dari Belanda ke Indonesia. Laporan disampaikan usai mereka kalah 0-6.
NAC Breda mempermasalahkan syarat administrasi Dean James. Mereka menilai pemain berusia 25 tahun itu butuh izin kerja baru hingga gaji yang sesuai standar pemain Non-Eropa, yang belum diurus klub atau si pemain sendiri.
NAC Breda kemudian mengadu ke KNVB atau PSSI-nya Belanda. Mereka juga menuntut laga diulang.
Atas laporan itu, KNVB merespons dengan melakukan penyelidikan lanjutan. Namun, mereka menolak permintaan agar pertandingan diulang.
Baca juga
Pemalsuan Dokumen, FIFA Rilis Kakek-Nenek 7 Pemain Naturalisasi Tak Ada dari Malaysia
Laporan ini memaksa Go Ahead Eagles harus memarkir Dean James. Langkah ini juga diikuti klub lain yang punya pemain asal Indonesia, yakni Fortuna Sittard. Mereka harus memarkir Justin Hubner hingga kasus ini rampung.
"Kami tidak mengambil risiko di sana," kata juru bicara klub.
"Kami melakukan hal yang sama seperti klub lain di Belanda. Jadi mereka tidak akan berpartisipasi dalam pelatihan dan kompetisi sampai ada kejelasan untuk saat ini," katanya.
Selain itu, pemain Timnas Indonesia yang harus diparkir klubnya adalah Nathan Tjoe-A-On. Willem II harus menyimpan gelandang Timnas Indonesia itu hingga masalah Paspoortgate rampung.
"Telah muncul sejumlah langkah yang masih diperlukan secara hukum sehubungan dengan izin kerja. Sejalan dengan saran dari KNVB dan FBO (Asosiasi Pesepakbola Profesional Belanda), Nathan Tjoe-A-On, segera setelah ia kembali dari kewajiban negaranya, belum bisa melakukan apa pun," tulis klub.
Artikel lainnya: Jadwal AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia kontra Malaysia-Australia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News