Identitas 3 korban tewas di kontrakan di Warakas Tanjung Priok, diduga keracunan
- Arry
- 2 Januari 2026 18:44
Newscast.id - Polisi masih menelusuri penyebab tewasnya tiga anggota keluarga di rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ini identitas korban.
“Kami masih lakukan olah tempat kejadian dan identifikasi jasad korban,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.
Onkoseno menjelaskan, ada empat korban yang ditemukan dalam rumah itu. Tiga korban ditemukan meninggal dunia dan satu lainnya dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapat perawatan.
Ini identitas korban tewas:
- Siti Solihah alias SS (ibu, 50 tahun)
- Afiah Al Adilah Jamaludin alias AAJ (anak, 27 tahun)
- Adnan Al Jabrar Jamaludin alias AAAJ (anak, 13 tahun)
Baca juga
Satu keluarga ditemukan tewas misterius di rumahnya di Warakas Tanjung Priok Jakut
Korban dilarikan ke rumah sakit:
- Abdullah Syauqi Jamaludin alias ASJ (anak, 22 tahun)
Seorang saksi mengungkapkan, dia masihh sempat bertemu dengan korban AAL pada Kamis, 1 Januari sekitar pukul 20.00 WIB. Sedangkan saksi kedua mengaku sempat mendengar suara ASJ yang meminta tolong.
Saksi kedua kemudian mendatangi lokasi kejadian. Dia melihat korban tergeletak di lantai setelah keluar dari kamar mandi.
“Saksi bertanya 'kenapa, ada apa?' dan korban ASJ menjawab tidak tahu karena dirinya lagi mandi, dan saksi langsung menelepon Ketua RT untuk meminta bantuan,” ungkap Onkoseno.
Diduga keracunan
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, mengungkapkan dugaan tiga dari satu keluarga tewas akibat keracunan.
“Benar kami mendapatkan informasi terkait dugaan [keracunan], orang meninggal dunia," kata AKP Handam Samudro saat dikonfirmasi.
"Selanjutnya dilakukan pengecekan TKP dan ditemukan 3 orang sudah dalam kondisi meninggal dunia dan korban selamat 1 orang masih dirawat intensif,” sambung dia.
“Untuk penyebab dan perkembangan lainnya akan disampaikan setelah hasil penyelidikan dan identifikasi lengkap. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata dia.
“Sementara diduga demikian [keracunan] berdasarkan bukti KK,” ujar Handam.
Artikel lainnya: Kabur usai tabrak motor dan pejalan kaki hingga tewas, Mazda CX-5 tertabrak kereta