Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto temukan alat penyadap di mobilnya usai Aksi Gejayan
- Arry
- 14 Juni 2026 17:45
Newscast.id - Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto, mengaku menemukan alat penyadap di mobil yang dia tumpangi. Peristiwa itu terjadi usai Tiyo mengikuti aksi di Gejayan, Yogyakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kejadian ini dibagikan Tiyo di akun Instagram pribadinya, @tiyoardianto_. Dalam unggahannya itu, Tiyo mengaku sempat menerima notifikasi di ponselnya saat dalam perjalanan.
"Sepulang dari Gejayan, saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya," kata Tiyo dalam keterangannya, Minggu, 14 Juni 2026.
Tiyo kemudian mencari alat yang bernama PBX Finder tersebut di mobilnya. Akhirnya, alat pelacak itu ditemukan di bawah kerangka mesin mobil tersebut.
Baca juga
Ketua BEM UGM diteror-diincar 2 pria badan tegap usai suarakan kasus anak bunuh diri
"Kemudian tadi kita cari dan kita temukan alat pelacak ini ada di bawah kendaraan," lanjutnya.
"Dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah satu kejadian yang sangat menjijikkan, yang menunjukkan betapa menjijikkannya juga rezim yang hari ini berkuasa," kata dia.
"Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa dengan ketulusan cinta justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya," sesalnya.
Tiyo juga sempat mengaku menerima serangkaian teror usai pada Februari 2026. Teror itu dia terima usai BEM UGM melayangkan surat ke UNICEF terkait peristiwa anak bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Untuk diketahui, Aksi Gejayan digelar di simpang tiga Jalan Affandi atau pertigaan Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman. Aksi itu dihadiri ratusan orang.
"Kami meminta pada kesempatan ini, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden (Gibran Rakabuming) masih waras dan pro rakyat untuk meninjau ulang seluruh program yang dipermasalahkan," pekik Guru Besar dalam Bidang Ilmu Media dan Jurnalisme di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Masduki dalam orasinya.
Artikel lainnya: Lengkap! Harga BBM Pertamina terbaru di seluruh Indonesia usai kenaikan