Perusahaan terafiliasi Kaesang terlilit kredit macet, utangnya mencapai Rp2,8 triliun
- Arry
- 7 Juli 2026 18:17
Newscast.id - Kabar tak sedap dihadapi Ketum PSI, Kaesang Pangarep. Perusahaan udang PT Panca Mitra Multiperdana, yang terafiliasi dengannya, terlilit masalah kredit macet.
Berdasarkan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Panca Mitra Multiperdana (PMMP), perusahaan pengolahan hasil perikanan itu memiliki kewajiban kredit kepada PT Bank Permata Tbk, dengan outstanding US$53,12 juta atau sekitar Rp953,4 miliar (kurs Rp17.948 per dolar AS), ditambah fasilitas sebesar Rp5,49 miliar.
Selain itu, PT PMMP juga memiliki utang kepada PT BCA sebesar US$40,29 juta atau sekitar Rp723 miliar, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia sebesar US$30,71 juta atau sekitar Rp551,2 miliar, serta PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar US$22,8 juta atau sekitar Rp409,1 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, diketahui juga PT PMMP masih memiliki pinjaman kepada PT Bank Maspion Indonesia Tbk sebesar US$7,21 juta atau Rp129,4 miliar dan PT Bank Resona Perdania sebesar US$5,99 juta atau sekitar Rp107,5 miliar.
Baca juga
Kaesang Pangerep Terpilih Jadi Ketum PSI Kalahkan Bro Ron dan Mulyono
"Saldo tersebut di atas di luar hutang bunga," tulis manajemen PMMP dalam keterbukaan informasi dikutp Selasa, 7 Juli 2026.
Dari keterangan perseoran, mereka mengakui tengah mengalami kendala modal kerja dan membutuhkan sekitar US$15 juta atau sekitar Rp269,1 miliar untuk menjalankan kegiatan operasional.
Akibatnya, PT PMMP hanya mengoperasikan satu pabrik di Situbondo. Untuk memenuhi permintaan ekspor, perusahaan membeli produk jadi dari perusahaan lain dengan skema pembayaran setelah hasil ekspor diterima.
"Sementara ini perseroan membeli produk jadi dari perusahaan lain dengan pembayaran di belakang setelah hasil ekspor diterima oleh perseroan," tulis manajemen.
Penurunan ini pun berdampak pada efisiensi tenaga kerja. Sejak 2024 hingga saat ini, PMMP telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 37 karyawan staf dan 79 pekerja harian. Selain itu, sebanyak 82 staf mengundurkan diri.
Untuk diketahui, PT Harapan Bangsa Kita, perusahaan yang dimiliki Kaesang Pangarep, memiliki 188,24 juta saham atau sekitar 7,27 persen kepemilikan di PT PMMP.
Artikel lainnya: Hilang 7 hari, mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra akhirnya ditemukan