Kisah di balik bayi bernama Muhammad MBG Subianto di Wonosobo, ada cerita pilu si Ibu

  • Arry
  • 18 Juli 2026 18:09
Bayi bernama Muhammad MBG Subianto viral(ist/ist)

Newscast.id - Seorang bayi dari Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, bernama Muhammad MBG Subianto mendapat sorotan. Namun, di balik nama itu ada kisah pilu sang ibu.

Muhammad MBG Subianto lahir pada 10 Juli 2026. Dia putra ketiga dari pasangan ayah bernama Ambon Yasin, dan ibunya bernama Yuharni. Dua kakaknya bernama Muhammad Adi Saputra dan Muhammad Khairul Anwar.

Sang Ibu, Yuharni, mengungkapkan, sengaja memberikan nama tersebut ke putranya sebagai rasa syukur atas perubahan yang mereka rasakan.

"Karena saya kerja di MBG. Saya sangat suka dengan program itu karena sangat membantu. Saya kasih nama Muhammad MBG Subianto supaya menjadi kenangan sampai seumur hidup," kata Yuharni.

Baca juga
Heboh Kelahiran Bayi dengan 6 Kaki di RS Lombok

Yuharni menceritakan, mulai bekerja di dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi sebagai koordinator ompreng sejak 25 Agustus 2025. Pekerjaan itu adalah titik balik rezeki bagi keluarganya.

Menurutnya, dia menyematkan nama MBG ke nama putranya sebagai singkatan dari Makan Bergizi Gratis, sedangkan "Subianto" diambil dari nama Presiden Prabowo Subianto. Pemberian nama ini pun sudah dibicarakan dengan suaminya.

"Biar ada nama Pak Presidennya buat kenang-kenangan," katanya

"Subianto itu dari Prabowo Subianto. Biar ada nama Pak Presiden yang menurut saya berjasa menghadirkan program MBG," ujarnya.

Baca juga
BGN jawab soal kabar Presiden Prabowo kecipratan cuan MBG

Yuharni menjelaskan, bayinya sebenarnya lahir prematur. Sebelumnya Muhammad MBG diperkirakan lahir pada 22 Juli 2026, namun dia lahir labih awal yakni pada 10 Juli melalui persalinan normal.

Usai kelahiran putranya, Yuharni mengaku sering menerima komentar positif dan negatif dari tetangganya.

"Ada yang baik, ada yang jelek. Yang baik saya balas, yang jelek tidak saya balas. Sudah biasa, manusia tidak ada yang sempurna," ujarnya.

"Bagi keluarga ini, nama Muhammad MBG Subianto bukan dimaksudkan untuk mencari sensasi ataupun sekadar mengikuti tren," ujarnya.

"Nama tersebut menjadi simbol perjalanan hidup mereka dari masa sulit akibat kehilangan pekerjaan hingga kembali memiliki harapan melalui pekerjaan yang diperoleh di SPPG," jelasnya.

Artikel lainnya: Indonesia segera miliki kapal induk Giuseppe Garibaldi, ini kecanggihannya

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan