Sudaryono, mantan aspri Prabowo, gantikan Nanik S Deyang jadi Kepala BGN
- Arry
- 22 Juli 2026 12:38
Newscast.id - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dia menggantikan posisi Nanik S Deyang yang mengundurkan diri.
"Bapak Presiden memutuskan pengganti kepala BGN adalah Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Pras menjelaskan, pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN akan digelar hari ini. Hal ini dilakukan agar tidak ada kevakuman dalam pelaksanaan tugas BGN.
Seperti halnya Nanik S Deyang, Sudaryono juga dikenal sebagai orang yang sudah lama berada di lingkaran Prabowo Subianto.
Sudaryono juga dikenal sebagai mantan asisten pribadi Prabowo Subianto. Karier politiknya kemudian melejit saat menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra pada 2020, sebelum dipercaya memimpin DPD Partai Gerindra Jawa Tengah pada 2023.
Kini Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian. Selain itu, dia juga menjabat Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2025–2030. Posisi yang sama pernah dijabat Prabowo.
Nanik S Deyang mundur sebagai Kepala BGN
Nanik S Deyang memutuskan menanggalkan jabatan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pengunduran diri ini pun sudah disetujui Presiden Prabowo Subianto.
Nanik mengumumkan langsung pengunduran diri ini di akun Facebook miliknya, Rabu, 22 Juli 2026. Dalam pernyataannya, Nanik mengungkapkan, masalah kesehatan menjadi alasan dirinya mundur.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulisnya.
"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut," tulisnya.
Artikel lainnya: 300 Orang antre mau lepas status WNI