Gegara kabut asap karhutla di RI, Malaysia tutup 591 sekolah di Sarawak

  • Arry
  • 22 Agustus 2026 19:04
Proses pemadaman api akibat kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Kalimantan(bnpb/bnpb.go.id)

Newscast.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan menyebar hingga ke Malaysia. Dampaknya, Malaysia harus menutup 591 sekolah di Sarawak.

Dikutip The New Straits Times, Sabtu, 22 Agustus 2026, Malaysian Air Pollutant Index Management System menunjukkan angka API di Serian, yang berada dekat perbatasan Malaysia-Indonesia, mencapai 242. Kondisi ini menunjukkan kualitas udara masuk dalam kategori sangat tidak sehat.

Dari data tersebut tercatat ada delapan wilayah di Sarawak yang mencatat angka API tinggi seperti di Sri Aman (189), Kuching (188), Samarahan (180), Sarikei (172), Sibu (156), Bintulu (153), Samalaju (36), dan Kapit (107).

Baca juga
Presiden Prabowo tinjau kebakaran hutan di Kalbar

Untuk diketahui, angka API 0-50 menunjukkan kualitas udara baik, 51-100 sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, sedangkan di atas 300 masuk kategori berbahaya.

Akibat memburuknya kualitas udara akibat kabut asap ini membuat 591 sekolah yang berada di bawah pengawasan 10 Kantor Pendidikan Distrik di Sarawak ditutup.

Departemen Pendidikan Sarawak, mengatakan penutupan tersebut mencakup 509 sekolah dasar dengan total 107.590 siswa dan 82 sekolah menengah dengan 89.733 siswa.

Sekolah-sekolah tersebut berada di bawah pengawasan Kantor Pendidikan Distrik Kuching, Padawan, Bau, Lundu, Samarahan, Simunjan, Serian, Sri Aman, Lubok Antu, dan Betong.

Artikel lainnya: OTT Rektor Unsoed, KPK ungkap seleksi jalur mandiri masuk kuliah jadi ladang korupsi

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan