Tolak sebut ambruk, TNI ungkap penyebab insiden Jembatan Pongpet Pangandaran

  • Arry
  • 1 September 2026 12:56
Jemmbatan Gantung Pongpet di Pangandaran ambruk saat dilintasi pejabat(ist/ist)

Newscast.id - TNI Angkatan Darat (AD) buka suara soal insiden Jembatan Gantung Pongpet di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang disebut ambruk usai diresmikan.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono, menolak jembatan yang diresmikan pada Minggu, 30 Agustus itu disebut ambruk. Sebab, jembatan masih terhubung.

“Sebagaimana diberitakan sejumlah media, kondisi tersebut disebut sebagai ‘ambruknya’ jembatan. Untuk meluruskan informasi tersebut, kondisi yang terjadi bukan merupakan keruntuhan atau ambruknya keseluruhan struktur jembatan,” kata Donny dalam keterangannya, dikutip Selasa, 1 September 2026.

“Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya, sementara bagian yang mengalami kendala adalah tali sling pada sisi kiri yang terlepas dari sistem pengikat utama,” ujarnya.

Baca juga
Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran ambruk saat diresmikan, pejabat berjatuhan

Donny menjelaskan, kondisi itu terjadi setelah lebih dari 50 orang melintas secara bersamaan. Kondisi ini melampaui kapasitas maksimal jembatan. Sehingga membuat tali sling di sisi kiri terlepas dari pengikatnya.

Menurut Donny, Kodim 0625/Pangandaran telah menyosialisasikan kapasitas dan ketentuan penggunaannya kepada masyarakat sebelum Jembatan Gantung Pongpet itu diresmikan.

“Namun, antusiasme warga setelah prosesi peresmian menyebabkan ketentuan tersebut tidak diindahkan. Peristiwa terjadi saat jajaran Forkopimda bersama masyarakat bergerak menuju lokasi acara setelah prosesi pengguntingan pita oleh Bupati Pangandaran,” kata Donny.

Usai insiden itu, Kodim 0625/Pangandaran bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pangandaran langsung melakukan penanganan. Saat ini jembatan itu ditutup untuk sementara selama perbaikan dan evaluasi.

“Evaluasi meliputi pemeriksaan kekuatan struktur, sistem pengikat tali sling, serta kapasitas maksimal jembatan,” kata Donny.

Artikel lainnya: 8 WNI direkrut jadi tentara bayaran Rusia, ini respons Kemlu

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan