Viral tenda TNI berdiri lahan milik ormas GRIB Jaya, ini penjelasannya

  • Arry
  • 7 September 2026 15:44
Ilustrasi anggota TNI(tni ad/tni.mil.id)

Newscast.id - Foto dua tenda milik TNI berdiri tegak di sebuah lahan yang diduga milik ormas GRIB Jaya viral di media sosial. Pihak TNI AD buka suara.

Dalam foto yang beredar, terlihat dua tenda TNI berdiri di lahan GRIB Jaya. Tak hanya itu, terlihat juga sejumlah prajurit TNI yang mengenakan seragam dinas.

Lahan itu dipasang sebuah plang bertuliskan sedang dalam pengawasan tim hukum dan advokasi DPP GRIB Jaya. Plang ini yang kemudian menimbulkan dugaan tenda prajurit TNI itu berdiri di lahan GRIB Jaya.

Penjelasan TNI AD

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, menyatakan, narasi yang beredar terkait keberadaan prajurit TNI di lahan itu tidak terkait dengan GRIB Jaya.

Baca juga
GRIB Jaya buka suara soal Hercules ada di lokasi kericuhan 27 Agustus di Pejompongan

"Terkait adanya pemberitaan di media sosial yang menampilkan sejumlah prajurit TNI berada di sekitar lokasi yang terdapat papan bertuliskan 'dalam pengawasan Tim Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya', perlu kami klarifikasi bahwa keberadaan prajurit tersebut tidak terkait dengan GRIB Jaya," kata Donny dalam keterangannya.

"Jadi faktanya adalah para prajurit berada di atas lahan milik Kementerian Pertahanan RI c.q. Kodam Jaya/Jayakarta, dalam rangka melaksanakan tugas pengamanan dan penguasaan aset yang menjadi kewenangan Kemhan c.q. Kodam Jaya," jelas dia.

Dia menegaskan, papan yang mencantumkan nama GRIB Jaya berada di lahan yang berbeda. Lahan itu bersebelahan langsung dengan tanah milik Kemeneterian Pertahanan.

"Sudut pengambilan gambar dari arah tertentu menyebabkan papan tersebut terlihat seolah-olah berada dalam satu bidang dengan keberadaan prajurit," ucapnya.

"Di mana kondisi tersebut tidak menggambarkan posisi lahan yang sebenarnya. Dengan demikian, keberadaan prajurit TNI di lokasi tersebut tidak berkaitan dengan GRIB Jaya maupun dengan papan yang terlihat dalam foto," imbuh Donny.

Donny meminta masyarakat tidak salah paham dengan apa yang dilihat dan fakta di lapangan.

"Kami berharap penjelasan ini dapat memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat dan rekan-rekan media, sehingga informasi yang berkembang tidak menimbulkan persepsi yang berbeda dari kondisi sebenarnya di lapangan," pungkas Donny.

Artikel lainnya: Asap hitam misterius menyembur dari dalam tanah di Jakpus, polisi ungkap penyebabnya

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan